nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

50% Generasi Milenial Resign Gara-Gara Kesehatan Mental

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 17:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 08 320 2114247 50-generasi-milenial-resign-gara-gara-kesehatan-mental-TN9VHikjJP.jpeg Milenial (Ilustrasi: Shutterstock)

Selain itu, banyak milenial yang sudah mencapai fase 'kematian putus asa'. Kematian ini biasanya disebabkan oleh narkoba, alkohol, dan bunuh diri. Meskipun kematian jenis ini telah meningkat di semua usia dalam 10 tahun terakhir, namun tetap saja remaja di Amerika yang paling sering mengalami ini. Pasalnya, 36 ribu milenial di Amerika merasakannya, terutama karena overdosis obat.

Ada beberapa alasan di balik peningkatan itu, salah satunya adalah banyak masalah keuangan yang dihadapi milenial. Contohnya adalah utang pinjaman siswa, layanan kesehatan, perawatan anak, dan pasar perumahan yang mahal.

Baca Juga: 7 Cara agar Hidup Lebih Bahagia di Tempat Kerja

2. Kelelahan juga merupakan masalah

Kasus-kasus kelelahan juga meningkat selama beberapa tahun terakhir ini. World Health Organization (WHO) baru-baru ini mengklasifikasikan kelelahan sebagai suatu sindrom, yang secara medis kondisi tersebut disahkan untuk pertama kalinya.

Ini adalah masalah yang berkembang di tempat kerja saat ini. Sebab, tren seperti meningkatnya beban kerja, staf dan sumber daya yang terbatas, hingga kerja selama berjam-jam sedang menjamur. Inilah kondisi yang milenial anggap kenapa diri mereka adalah 'generasi yang kelelahan'.

stres

Faktanya, 86% persen responden dalam studi Mind Share Partners, SAP, dan Qualtrics mengatakan perusahaan juga harus mendukung kesehatan mental para pekerjanya. “Kesehatan mental menjadi perbatasan keanekaragaman dan inklusi berikutnya, dan karyawan ingin perusahaan mereka mengatasinya,” tulis para penulis.

"Tidak mengherankan jika memberi karyawan dukungan yang mereka butuhkan. Tidak hanya dengan meningkatkan keterlibatan, tetapi juga rekrutmen dan retensi, dibandingkan tidak melakukan apa pun," tambah mereka.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini