nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siap-Siap, Tarif Penyeberangan Akan Naik

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 16:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 08 320 2114345 siap-siap-tarif-penyeberangan-akan-naik-4Ycbtl1Ozo.jpg Pelabuhan Merak. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah berencana menaikkan tarif angkutan penyeberangan. Untuk merealisasikan hal ini, pemerintah tengah menyiapkan aturannya.

Baca Juga: Kemacetan hingga Buruknya Kualitas Udara Jadi Alasan Sistem Transportasi Dirombak

Aturan tersebut nantinya akan tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub). Penyusunan Permenhub ditandai dengan berlangsungnya rapat Uji Publik Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Perhubungan tentang Mekanisme Penetapan dan Formula Perhitungan Tarif serta Penyesuaian Tarif Angkutan Penyeberangan Antarprovinsi.

Melihat Perbaikan Kapal di Pelabuhan Muara Baru

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, wacana kenaikan tarif penyeberangan dilakukan atas masukan beberapa pihak. Namun kenaikan nantinya akan memperhatikan daya beli dan kemampuan masyarakat.

"Harapannya adalah bahwa walaupun ada kenaikan tetapi dengan kemampuan masyarakat sekarang ini jangan sampai masyarakat tidak terakomodir perwakilanya," ujarnya saat ditemui di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Baca Juga: Bandung hingga Semarang Kantongi Dana Hibah Perbaiki Sistem Transportasi

Oleh karena itu , lanjut Budi, ada dua aturan baru yang diundangkan. Pertama mengenai mekanisme atau formula perhitungan tarif, kedua tentang penetapan tarif secara rinci.

"Kemudian kami baru menyiapkan konsep skemanya. Di mana skema ini penyusunan indikator apa sih untuk perhitungan tarif itu. Kemudian skema ini sudah dibuat, saat ini sedang kita uji publik dengan semua operator termasuk juga YLKI," jelasnya.

Dengan kenaikan itu lanjut Budi, para opertatoe juga dituntut untuk meningkatkan kualitas layanan. Dengan demikian, terdapat timbal balik yang membuat nyaman konsumen.

"Jangan sampai kemudian orientasinya kenaikan pendapatan tapi juga diimbangi perbaikan pada aspek keselamatan, aspek pelayanan terutama dan kenyamanan. Saya harapkan kalau sudah kaya gini jangan lagi ada didengar penumpang jatuh, mobil jatuh, semua harus diperbaiki," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini