Share

Dari Pegawai Rendahan Kini Asmawi Jadi Bankir Kawakan, Apa Rahasianya?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 17:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 08 320 2114371 dari-pegawai-rendahan-kini-asmawi-jadi-bankir-kawakan-apa-rahasianya-Ty6nBHAeXV.jpg Mantan Dirut Bank BRI Asmawi Syam. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menjadi seorang CEO atau pemimpin sebuah perusahaan tentu menjadi impian semua orang. Namun tidak semua CEO memiliki kinerja baik dan dihormati hingga disegani karyawannya.

Bankir Kawakan, Asmawi Syam, berbagi kiat menjadi CEO yang baik. Menurut Komisaris Utama Bank BTN yang juga mantan Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) hal terpenting yang perlu dilakukan salah satunya berani menghadapi masalah.

Menurutnya, jangan sesekali menyerahkan masalah kepada bawahan. Karena suatu masalah yang dihadapi justru diselesaikan oleh orang lain, bisa menimbulkan masalah baru.

Baca Juga: Kisah Youtuber Kontroversial, Kekayaannya Tembus Rp170 Miliar

Selain itu, masalah merupakan cobaan awal untuk melihat sejauh mana seseorang menghadapi masalah. Karena dirinya percaya jika masalah merupakan pintu menuju kesuksesan.

Jika lulus dari ujian, maka kesuksesan akan menghampiri dengan sendirinya. Begitupun sebaliknya, jika menyelesaikan masalah dengan jalan pintas, maka kesuksesan juga hanya datang sepintas saja.

Asmawi

“Ketika bertemu dengan suatu masalah, do your self. Jangan delegasikan apalagi kalau masih muda. Masih kepala cabang didelegasikan, ada masalah didelegasikan. Lebih parah lagi ada masalah dihindari. Padahal masalah itu adalah pintu sukses untuk kemahiran. Jadi kalau Anda menghindari masalah tersebut ya Anda menghindari kesuksesan,” ujarnya dalam acara launching buku Leadership in Practice: Apa Kata Asmawi Syam, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Selain itu, masalah merupakan sumber dari pengalaman. Semakin banyak masalah yang datang dan kita selesaikan maka pengalaman seseorang akan semakin banyak.

“Masalah itu sumber dari ilmu pengetahuan. Jadi generasi muda jangan menghindar dari masalah,” ucapnya Asmawi.

Baca Juga: Memulai Bisnis di Usia Muda, Intip Kisah Sukses Bill Gates hingga Sahid Khan

Komisaris Utama Bank BTN itu menambahkan, khusus generasi milenial yang ingin menjadi CEO, diperlukan sebuah keberanian mengeksekusi sebuah gagasan. Karena banyak sekali orang keika meraih jabatan t, kewenangannya tak digunakan untuk membuat perubahan karena takut dengan berbagai tanggapan atau reaksi dunia luar.

“Saya sering menyampaikan kepada eksekutif muda. Kalian kenapa sih senang banget menyari jabatan-jabatan tinggi? Tapi begitu kalian dapatkan tidak kalian gunakan kewenangannya. Ibarat beli mobil mewah-mewah tapi ketika sudah dapat hanya disimpan di garasi. Karena takut ditabrak, takut lecet dan lain-lain,” jelasnya.

(fbn)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini