nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Sebut Potensi Dana Kelola BPDLH Capai Rp800 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 13:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 09 320 2114709 sri-mulyani-sebut-potensi-dana-kelola-bpdlh-capai-rp800-triliun-vF9zdgBrHv.jpg Sri Mulyani Dana BPDLH (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah meresmikan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) di Lapangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Jakarta. Badan tersebut dibentuk untuk mengakomodir potensi sumber pendanaan yang berkaitan dengan isu lingkungan hidup.

Menurut Sri Mulyani, sumber pendanaan lingkungan hidup masih memiliki potensi yang sangat besar untuk ditingkatkan. Di mana BPDLH berpotensi mengelola dana sebesar Rp800 triliun untuk mengatasi isu terkait lingkungan hidup.

"Jadi, melalui BPLDH ini diharapkan mampu menarik sumber pendanaan dari berbagai pihak, seperti swasta, organisasi non-profit, atau pribadi," ujar dia, Rabu (9/10/2019).

 Baca Juga: Menko Darmin Buka-bukaan soal Sumber Dana BPDLH

Dia menjelaskan, salah satu sumber pendanaan yang dinilai potensial adalah perdagangan karbon atau carbon trading. Carbon trading sendiri merupakan suatu kompensasi yang dibayarkan negara maju kepada negara mitra akibat tidak mampunya mengurangi emisi karbon yang sudah ditentukan dalam perjanjian.

"Potensi anggaran yang dikelola selain berasal dari (dana) reboisasi dan lain-lain, untuk carbon trading dan juga potensi lainnya bisa mencapai Rp800 triliun. Nanti kita lihat bagaimana strategi dan skemanya," ungkap dia.

 Baca Juga: Sambil Pegang Sekop, Sri Mulyani Sebut Anggaran Perubahan Iklim Terus Meningkat

Sementara itu, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Andin Hadiyanto mengatakan, untuk dana awal yang sudah tersedia untuk dikelola oleh BDPLH sebesar Rp2,1 triliun.

"Sedangkan untuk tahun depan, badan ini berpotensi mengelola dana sebesar Rp4,29 triliun. Sumber dananya dana reboisasi, dana dari Norwegia dan APBN," pungkas dia.

 Sri Mulyani

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini