nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Sikat Mafia Tanah, Sofyan Djalil Segera Luncurkan Pelayanan Elektronik

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2019 20:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 11 470 2115840 demi-sikat-mafia-tanah-sofyan-djalil-segera-luncurkan-pelayanan-elektronik-N1EZGjHmvR.jpg Sofyan Djalil (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan terus berkomitmen untuk memerangi dan memberantas mafia tanah. Beberapa strategi telah disiapkan agar mafia tanah tak lagi berkeliaran.

Menteri ATR atau Kepala BPN Sofyan Djalil mengatakan untuk mengatasi masalah mafia tanah, pihaknya akan menggunakan pelayanan tanah elektronik. Rencananya, pelayanan elektronik ini akan diuji coba di 40 kantor pertanahan terlebih dahulu.

 Baca juga: Hati-Hati, Begini Modus Penipuan Mafia Tanah

“Ini adalah bagian dari upaya memperbaiki administrasi pertanahan. 1 Oktober kita kenalkan 4 layanan, masih uji coba di 42 kantor pertanahan," ujarnya dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

 Sofyan Djalil

Menurut Sofyan jika uji coba layanan tersebut berhasil, maka pihaknya akan langsung memperluas penggunaan pelayanan elektronik ke daerah lainnya. Sofyan berharap, minimal jika 20% layanan sudah berbasis elektronik, 80% masalah di pertanahan akan beres.

 Baca juga: Terbongkar 60 Kasus Mafia Tanah di RI

"Kalau misalnya 20 layanan bersifat elektronik, mungkin 80% masalah yang selama ini di BPN akan berkurang," ucapnya.

Sofyan sendiri menargetkan pada 2025 seluruh layanan pertanahan sudah berbasis elektronik. Diharapkan dengan penggunaan layanan ini tidak ada lagi mafia tanah ruang yang bisa dimanfaatkan oleh mafia tanah.

 Baca juga: Kepala BPN Beberkan Modus Para Mafia Tanah

"Mudah-mudahan kami 2025 hampir semua layanan nanti akan berbasis elektronik. Jadi dengan semua pendaftaran semua tanah pendekatan elektronik, ke depan maka kasus-kasus mafia tanah seperti ini akan sangat berkurang bahkan bisa mudah-mudahan dihilangkan," jelasnya.

Sebagai informasi dalam layanan elektronik itu nantinya akan mencakup pada empat hal. Pertama adalah Layanan Elektronik Hak Tanggungan/HT-el yang meliputi Pendaftaran Hak Tanggungan, roya, cessie, subrogasi.

Kedua adalah Layanan Elektronik Informasi Pertanahan untuk Zona Nilai Tanah (ZNT). Ketiga adalah Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) dan Pengecekan. Dan yang terakhir ini adalah modernisasi layanan permohonan keputusan pemberian hak atas tanah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini