nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kelola Bandara Lampung, Ini Keuntungan yang Diterima AP II

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 17:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 12 320 2116113 kelola-bandara-lampung-ini-keuntungan-yang-diterima-ap-ii-kGPpW2mMB0.jpg PT Angkasa Pura II (Persero) (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) telah menjadi pengelola Bandara Radin Inten II di Lampung. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Negara Pada Bandar Udara Kelas I Radin Inten II Lampung, pada hari ini, Sabtu (12/10/2019).

Melalui kerja sama tersebut, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyerahkan pengelolaan Bandara Radin Inten II kepada AP II selama masa perjanjian yakni 30 tahun, atau dari 1 Januari 2020 hingga 31 Desember 2050.

Berdasarkan perjanjian, AP II akan menerima pendapatan aeronautika, pendapatan nonaeronautika, dan pendapatan kargo dari pengelolaan Bandara Radin Inten II.

penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Negara Pada Bandar Udara Kelas I Radin Inten II Lampung (Foto: Okezone.com/Dok. Kemenhub)

Selanjutnya, AP II melakukan pembayaran atas kontribusi tetap dan pembagian keuntungan kepada Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub terhadap pendapatan aeronautika, pendapatan nonaeronautika dan pendapatan kargo yang diperoleh dari pengelolaan Radin Inten II.

AP II juga akan menyerahkan hasil pengembangan, pembangunan dan penambahan fasiitas di Bandara Radin Inten II kepada Ditjen Perhubungan Udara ketika perjanjian berakhir.

Baca Juga: Bandara Radin Inten II Bakal Dikembangkan untuk Penerbangan Haji dan Umroh

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menyatakan, kerja sama tersebut dilakukan karena perlunya pembangunan dan pengembangan fasilitas serta pengoperasian Bandara Radin Inten II. Hal ini guna meningkatkan keamanan dan keselamatan penerbangan.

"Sehingga kami, siap melakukan pengelolaan bandara tersebut dan mengembangkan konektivitas penerbangan di Lampung,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/10/2019).

Dia menyatakan, Bandara Radin Inten II akan bersinergi dengan bandara-bandara lain di bawah pengelolaan AP II yang saat ini total berjumlah 17 bandara. Selain itu, juga akan dilakukan pengembangan fasilitas bandara oleh AP II dengan dengan nilai investasi Rp500 miliar untuk 30 tahun.

“AP II akan membangun sistem yang menyinergikan seluruh bandara, termasuk yang dikelola melalui skema KSP Barang Milik Negara, agar dapat mendukung satu sama lain dalam suatu jaringan penerbangan," katanya.

Bandara Radin Inten II (Foto: Okezone.com/Dok. Kemenhub)

Sekedar diketahui, Bandara Radin Inten II memiliki terminal seluas 9.650 meter persegi dengan berkapasitas sekitar 3 juta penumpang per tahun. Bandara ini juga dilengkapi dengan runway 3.000 x 45 meter serta apron berukuran 565 x 110 meter untuk 12 parking stand pesawat.

Adapun sepanjang tahun lalu jumlah penumpang di Radin Inten II mencapai 1,99 juta penumpang dengan pergerakan pesawat 16.058 pergerakan.

Baca Juga: Bandara Internasional Minangkabau Bisa Tampung 5,7 Juta Penumpang di 2019

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini