nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berencana Right Issue, MNC Bank Incar Dana Rp200 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 13:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 15 278 2117103 berencana-right-issue-mnc-bank-incar-dana-rp200-miliar-izfFOSpAS8.jpg RUPS LB MNC Bank (Foto: Okezone.com/Heru)

JAKARTA - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) berencana akan melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias right issue pada tahun ini. Rencananya, aksi koorporasi tersebut akan dilakukan pada Desember 2019.

Presiden Direktur MNC Bank Mahdan mengatakan, dari right issue ini pihaknya menargetkan bisa mendapatkan dana segar sebesar Rp200 miliar. Namun dirinya tidak memberi tahu harga right issue tersebut.

 Baca juga: MNC Bank Tunjuk Ricko Irwanto Jadi Direktur Kepatuhan

“Rencananya kita mau tambah modal right issue Rp200 miliar yaa targetnya pada akhir tahun ini Desember,” ujarnya saat ditemui di Gedung Inews, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

 MNC Bank

Saat ditanya mengenai pembeli siaga dari right issue ini, Mahdan mengaku belum memiliki standby buyer. Namun diperkirakan, para pemegang saham yang ada saham saat ini siap untuk membeli beberapa saham yang akan dilepas apabila tidak diserap oleh pasar.

 Baca juga: MNC Bank Buka Kantor Cabang di MNC Vision Tower

“Standby buyer belum ada tapi pemegang saham yang sekarang existing kemungkinan besar masuk,” ucapnya.

Mahdan menambahkan, rights issue ini dijalankan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaannya. Per Juni 2019, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank MNC mencapai 15,17%, turun dari Desember 2018 yang sebesar 16,27%.

 Baca juga: Bulan Pelanggan, MNC Bank Ajak Nasabah Sehat Bersama

Berdasarkan audit laporan keuangan semester I-2019, Bank MNC tergolong ke dalam BUKU II, yakni bank dengan modal inti antara Rp1 triliun-Rp5 triliun. Jumlah modal inti Bank MNC adalah sebesar Rp1,1 triliun.

“Untuk memperkuat modal dan keperluan bisnis karena kekuatan kita kan di modal,” ucapnya.

Sebagai informasi, komposisi kepemilikan BABP per 31 Agustus 2019 adalah PT MNC Kapital Indonesia Tbk sebesar 46,74%, Marco Prince Corp 11,33%, Winfly Ltd 6,18%, Hary Tanoesoedibjo 0,06%, dan publik 35,69%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini