nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sawah di Indonesia Berkurang, JK: Gimana Mau Swasembada Pangan?

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 17:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 17 320 2118277 sawah-di-indonesia-berkurang-jk-gimana-mau-swasembada-pangan-7uMIPXYrI4.jpg JK soal Swasembada Pangan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membeberkan alasan Indonesia sulit untuk mencapai swasembada pangan. Salah satunya yakni karena jumlah populasi penduduk Indonesia yang cukup banyak dan tak diiringi dengan lahan persawahan yang cukup.

 Baca Juga: Disuruh Jokowi, Para Menteri Ini Sibuk Ngurus Alih Fungsi Lahan Sawah

Menurut dia, dengan populasi penduduk Indonesia yang mencapai 260 juta orang tidak mungkin bisa berhasil melakukan swasembada pangan. Apalagi kondisi persawahan di sini setiap harinya semakin menurun.

"Jadi, dengan penduduk sekarang 260 juta, sawahnya berapa? Sebenernya kita lebih baik, tapi sawahnya turun, ya bagaimana mau swasembada," ujar dia dalam acara Dialog Bersama 100 Ekonom, di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

 Baca Juga: Indonesia Sudah Kehilangan Lahan Sawah 650.000 Ha

Sawah

Dia menjelaskan kondisi ini berbanding terbalik jika dibandingkan era pemerintahan Soeharto pada masa itu. Di mana saat itu, swasembada yang dilakukan di masa Soehartto berhasil dikarenakan populasi penduduk saat itu tidak seperti terjadi sekarang.

"Dulu zaman Pak Harto, bisa capai swasembada. Pasalnya penduduknya hanya 130 juta, sawah kita 10 juta hektare. Jadi produktiviitas 3 ton per hektar swasembada lah," ungkap dia.

Maka itu, lanjut dia, pihaknya berharap ke depannya Indonesia dapat mendulang kejayaannya dalam swasembada pangan seperti tahun-tahun lalu.

"Apalagi, saat ini tengah didukung oleh perkembangan teknologi. Mudah-mudahan tahun ni tetap oke," pungkas dia.

Sawah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini