nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Universal Studios Gaet Alibaba demi Kalahkan Disney China

Delia Citra, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 16:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 18 320 2118680 universal-studios-gaet-alibaba-demi-kalahkan-disney-china-8tdvvMFsna.jpg Universal Gaet Alibaba (Foto: Ist)

JAKARTA - Universal Studios Beijing telah bekerja sama dengan Alibaba, perusahaan teknologi raksasa. Hal ini merupakan sebuah langkah besar untuk perusahaan hiburan memikat konsumen China ke taman hiburan Beijing.

Perusahaan tersebut mengumumkan bahwa Universal Studios Beijing akan memanfaatkan rangkaian aplikasi dan layanan digital Alibaba dilansir dari CNN Business, Jumat (18/10/2019).

 Baca Juga: Pengakuan Bob Iger soal Disney Akuisisi Fox dan Potensi PHK 4.000 Karyawan

Pengunjung yang ingin ke taman hiburan Beijing yang dibuka pada tahun 2021 akan menggunakan teknologi pengenal wajah Alipay untuk masuk, membayar makanan dan barang dagangan, dan menyewa loker di taman. Alipay dan WeChat Pay yang berafiliasi dengan Alibaba adalah dua aplikasi pembayaran seluler paling populer di China.

Pengunjung Universal Studis Beijing juga akan dapat menggunakan platform pengiriman makanan Alibaba, Koubei, untuk mendapatkan rekomendasi makanan dan minuman dan memesan makanan di taman online untuk menghindari antrian. Orang-orang juga dapat membeli tiket ke taman hiburan di situs perjalanan online milik Alibaba, Fliggy.

 Baca Juga: Jack Ma Pensiun Tepat Usia Alibaba 20 Tahun, Ini 3 Pelajaran yang Bisa Dipetik

"Ikatan dengan Alibaba akan menjadikannya menyenangkan dan mudah bagi pelanggan untuk menikmati Universal Beijing dan akan membawa pengalaman taman hiburan ke tingkat yang baru," kata Brian Roberts, ketua dan chief executive officer perusahaan induk Universal Comcast (CCZ).

 Alibaba

Hal ini tentunya memudahkan akses Universal ke lebih dari 600 juta pengguna aktif bulanan di berbagai aplikasi dan platform online Alibaba.

Tetapi taman hiburan raksasa itu telah bergulat dengan konsumen China yang sadar akan biaya murah, dan dilaporkan ada beberapa keluhan terhadap kebijakan tiketnya dan harga makanan dan minuman.

Selama laporan pendapatan kuartal kedua pada bulan Mei, Disney mengatakan Shanghai Disney Resort telah menelan kerugian dengan "kehadiran yang lebih rendah" dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Miliarder China Wang Jianlin ingin menghancurkan bisnis Disney di China dengan taman hiburannya sendiri. Tetapi perusahaan Wang, Wanda, melepaskan saham pengendali di taman setelah perusahaan mendapat tekanan untuk mengendalikan investasi dan arus keluar modal.

 Disneyland

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini