nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Terakhir Kerja, Menko Darmin "Ngeteh" Bareng Sri Mulyani hingga Airlangga Hartarto

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 17:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 18 320 2118735 hari-terakhir-kerja-menko-darmin-ngeteh-bareng-sri-mulyani-hingga-airlangga-hartarto-9172Lja1DF.jpeg Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Okezone.com/Yohana)

JAKARTA - Menutup masa jabatannya sebagai Menteri Koordinator bidang Perekonomian periode 2014-2019, Darmin Nasution mengajak beberapa menteri ekonomi di bawah kepemimpinannya untuk kumpul bersama di Kantor Kemenko Perekonomian. Setidaknya ada 6 pejabat pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang hadir.

Baca juga: Menteri Susi Gunakan Sackdress Pink, Foto Bareng Mendag di Istana

Keenamnya yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, serta Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf.

Pertemuan yang berlangsung di taman Kantor Kemenko Perekonomian tersebut, dimaksudkan untuk membahas kilas balik berbagai kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi selama 5 tahun berlalu. Selain itu, juga dimaksudkan untuk mendiskusikan bagaimana tantangan kondisi perekonomian ke depan.

Menko Darmin

Menariknya, sebelum memulai pembahasan tersebut Darmin bersama pejabat negara lainnya minum teh bersama. Jenis teh yang dihidangkan tersebut yakni teh Oloong dari Taiwan.

"Katanya Teh Oolong Indonesia itu rasanya lebih sepet sedikit, karena adanya perbedaan cuaca dan tanah dari negara asalnya," ujar Darmin saat bersantai bersama di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Usai menikmati teh tersebut, Mantan Dirjen Pajak tersebut pun mulai memaparkan kondisi perekonomian dalam negeri di bawah pemerintahan Jokowi-JK. Menurutnya, pemerintahan ini diawali situasi ekonomi global yang tidak mendukung.

Menko Darmin

"Pemerintahan Jokowi-JK yang akan berakhir dimulai situasi ekonomi yang sedang melambat. Karena sampai 2010-2011 harga sumber daya alam yang sedang menanjak. Kita keluar krisis 1998-1999 juga 2007-2008 itu karena harga hasil komoditas yang besar dan mulai turun 2015. Jadi pemerintahan ini dimulai lingkungan ekonomi yang sedang mengarah ke perlambatan dan itu mulai muncul lagu sekarang pada pemerintahan berikutnya Pak Jokowi di periode kedua," jelas Darmin.

Seperti diketahui, hari ini menjadi hari terakhir dari masa jabatan pemerintahan Jokowi-JK. Pada 20 Oktober 2019, Jokowi akan dilantik melanjutkan kepemimpinan bersama Ma'ruf Amin, yang terpilih sebagai Wakil Presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini