nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Posisi Penting, Ini Kriteria Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 20 Oktober 2019 11:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 20 20 2119272 punya-posisi-penting-ini-kriteria-menko-perekonomian-dan-menteri-keuangan-BkgSZLJ9hK.jpg Ilustrasi Gedung Kementerian Keuangan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Memasuki masa pemerintahan baru, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin tentu perlu memiliki menteri yang dapat membantu melaksanakan tugas pemerintahan, khususnya dalam menangani isu ekonomi. Peran penting itu utamanya berada di jabatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) dan Menteri Keuangan (Menkeu).

Oleh sebab itu, Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menilai, dua posisi tersebut harus diisi oleh sosok dengan kriteria memiliki kemampuan menyusun strategi dan berani mengeksekusinya. Tentunya kedua kriteria tersebut harus diiring dengan kemampuan kepemimpinan yang baik.

"Kedua posisi itu sangat penting dan menentukan (kondisi perekonomian dalam negeri), harus punya strategi dan program, serta keberanian mengeksekusi. Juga punya wibawa leadership (kepemimpinan) untuk mengkoordinasikan atau memimpin menteri-menteri lainnya," kata dia kepada Okezone, Minggu (20/10/2019).

Bahas Pandangan Ekonomi Global dari Perspektif ASEAN

Piter mengibaratkan, dalam sebuah tim sepakbola, sosok Menko Perekonomian adalah manager tim. Di mana harus mampu menetapkan strategi untuk menghadapi tim lawan.

Dalam konteks perekonomian, yang dihadapi Menko Perekonomian kedepannya adalah perlambatan ekonomi global. Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) bahkan kembali mengoreksi perkiraan pertumbuhan ekonomi global jadi 3% di tahun 2019. Laju pertumbuhan paling lambat sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Baca Juga: Harapan Buruh di Pemerintahan Baru Jokowi-Ma'ruf: Perbaikan Upah

IMF juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global di 2020 menjadi 3,4%, turun 0,2% dari prediksi pada April lalu. Meski, pertumbuhan ini dinilai cukup moderat.

"Jadi harus mampu mengatur strategi menghadapi perlambatan ekonomi global, yang berdasarkan strategi itu Menko harus bisa mengoordinasikan ke menteri-menteri dibawahnya," katanya.

Penutupan Pertemuan Tahunan IMF-WB Group

Sementara sosok Menkeu, diibaratkan Piter sebagai kapten dalam tim sepak bola. Menkeu harus mampu memimpin tim menteri bidang ekonomi untuk mengimplementasikan strategi yang sudah ditetapkan Menko Perekonomian.

Dia mengatakan, posisi Menkeu memiliki instrumen besar dalam menghadapi perlambatan ekonomi global yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera (APBN). "Maka dengan APBN, Menkeu bisa mengambil kebijakan yang tepat di tengah kondisi resesi atau perlambatan ekonomi yaitu ekspansi fiskal," tutup Piter.

Baca Juga: Menteri Ekonomi Baru Dinilai Harus Paham Visi Misi Jokowi-Ma'ruf

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini