Mimpi Jokowi di 2045, RI Jadi Negara Maju dengan PDB USD7 Triliun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 20 Oktober 2019 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 20 20 2119363 mimpi-jokowi-di-2045-ri-jadi-negara-maju-dengan-pdb-usd7-triliun-eLkYBnhU7t.jpeg Pelantikan Presiden Joko Widodo untuk 2019-2024. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Indonesia ditargetkan pada tahun 2045 telah keluar dari jebakan negara dengan pendapatan kelas menengah (middle income trap). Bahkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia ditargetkan bisa mencapai USD7 triliun.

"Mimpi kita, cita-cita kita di tahun 2045 pada satu abad Indonesia merdeka mestinya, Insya Allah, Indonesia telah keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah," ujar Jokowi dalam Pidato Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, di Sidang MPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Baca Juga: Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, Ketua MPR Ungkap Positifnya Perekonomian dan Berkurangnya Kemiskinan

Menurut Jokowi, pada tahun 2045 Indonesia ditargetkan menjadi negara maju dengan pendapatan menurut hitung-hitungan Rp320 juta per kapita per tahun, atau Rp27 juta per kapita per bulan. Mimpi lainnya, lanjut Jokowi, PDB Indonesia bisa mencapai USD7 triliun.

Pelantikan Jokowi

Bersamaan dengan itu, Indonesia juga diharapkan sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen di 2045. Menurutnya, mimpi-mimpi tersebut sangat mungkin untuk dicapai.

Baca Juga: Dibutuhkan Kabinet Menteri Jokowi-Ma'ruf yang Bawa Ekonomi Tumbuh 7%

"Kita harus menuju ke sana. Kita sudah hitung, sudah kalkulasi, target tersebut sangat masuk akal dan sangat memungkinkan untuk kita capai," kata Jokowi.

Jokowi mengakui, tidak mudah untuk mencapai target-target tersebut, sebab harus disertai kerja keras, kerja cepat dan kerja produktif. Dalam dunia yang penuh risiko, dinamis, dan kompetitif, lanjutnya, Indonesia harus terus mengembangkan cara-cara dana nilai-nilai baru. Jangan sampai terjebak dalam rutinitas yang monoton.

"Harusnya inovasi bukan hanya pengetahuan. Inovasi adalah budaya," katanya

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah karena adanya bonus demografi. Saat ini, Indonesia tengah menikmati puncak bonus demografi, di mana penduduk usia produktif jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif.

"Ini adalah tantangan besar dan sekaligus juga sebuah kesempatan besar. Masalah besar jika kita tidak mampu menyediakan kesempatan kerja, tapi ini akan menjadi kesempatan besar jika kita mampu membangun sumber daya yang unggul," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini