nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Luhut: Saya Diminta Presiden Efisiensikan Pertamina

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 21:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 22 320 2120423 luhut-saya-diminta-presiden-efisiensikan-pertamina-lpoY3MhobG.jpg Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Okezone.com/Kemenkominfo)

JAKARTA - Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, dirinya diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan efisiensi di tubuh PT Pertamina (Perseso). Luhut pun kemungkinan akan melanjutkan posisinya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di periode kedua Pemerintahan Jokowi.

Baca Juga: Luhut Pandjaitan Kembali Menjadi Menko Maritim dan Investasi

"Presiden tadi meminta supaya efisiensi di Pertamina dan berbagai lembaga lainnya, untuk betul-betul dilihat," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Luhut

Menurutnya, sesuai arahan Jokowi perlu dilakukan pemangkasan jika memang didapatkan sesuatu yang salah. "Sesuai dengan pidato Presiden kemarin, harus pangkas yang tidak benar dan akan mencopot yang tidak benar, itu akan dilakukan," tambahnya.

Baca Juga: Bahas Pendidikan, Bambang Brodjonegoro Dapat Tugas Baru Jadi Menristekdikti?

Terikait menarik investasi ke Tanah Air, kata Luhut, dirinya akan mengupayakan. Menurutnya, salah satu investasi yang tengah masuk adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) atau hydropower plant di Kalimantan Utara.

"Juga ada kawasan industrial yang besarnya sampai 50 ribu hektare. Itu integrated industry yang terbesar dan akan kami selesaikan dalam 5 tahun. dan itu keinginan Presiden, kami akan kerja keras untuk itu," ungkapnya.

Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa dirinya dipanggil Presiden Jokowi untuk menangani bidang maritim dan investasi. "Beliau (Presiden Jokowi) memberikan arahan-arahan untuk penyelesain investasi, petrokimia, B20 dan B30,"

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini