nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sertijab, Susi Pujdiastuti: Kebijakan Baik Diteruskan, yang Tidak Mohon Diperbaiki

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 15:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 23 320 2120742 sertijab-susi-pujdiastuti-kebijakan-baik-diteruskan-yang-tidak-mohon-diperbaiki-NLDNR17y8h.jpg Serah Terima Jabatan Menteri KKP dari Susi Pudjiastuti ke Edhy Prabowo. (Foto: Okezone.com/Taufik)

JAKARTA - Susi Pudjiastuti sukses mengemban amanah selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di periode 2014-2019.

Dalam acara serah terima jabatan (sertijab), Susi Pudjiastuti membeberkan capaian kinerjanya. Dirinya pun bangga, karena satu dari enam tuna di dunia adalah milik Indonesia. Selain itu, neraca perdagangan perikanan dari 2015 sudah nomor satu di Asia Tenggara.

Baca Juga: Arifin Tasrif Jadi Menteri ESDM, Jonan Ingatkan soal Listrik hingga BBM

"Maka itu untuk Menteri KKP baru (Edhy Prabowo) pertahankan itu, supaya Indonesia tetap jadi nomor satu. Policy yang baik tolong diteruskan dan yang tidak baik mohon diperbaiki. Itu tugas menteri baru," ujar dia di Gedung KKP Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Sertijab Menteri KKP

Susi pun telah membuat rangkuman dalam buku kecil. Dalam tulisannya, di situ disampaikan soal mengawal visi dan misi Presiden Jokowi untuk menjadikan laut masa depan bangsa.

"Jadi jangan laut dipunggungi. Karena Indonesia menjadi poros maritim dunia. Lima tahun ini orang dengernya laut," tutur dia.

Baca Juga: Edhy Prabowo Jadi Menteri KKP, Susi Pudjiastuti: Saya Senang Penggantinya Bukan Orang Asing

Dia juga menambahkan perjuangan untuk meneruskan lestari laut bukan dalam arti kata konservasi, tapi meningkatkan produktivitas.

"Kita terbukti tunanya besar banyak jumlahnya segar. Nelayan cari mudah, murah ongkosnya mohon dijaga," pungkas dia.

Serah terima jabatan menteri kerap Kabinet Indonesia Maju kerap diwarnai isak tangis baik oleh pejabat baru maupun yang sebelumnya. Namun, berbeda dengan Susi Pudjiastuti. Wanita yang memiliki suara khas tersebut, justru tampil gembira penuh senyum.

Seperti diberitakan sebelumnya, nama Susi Pudjiastuti dielu-elukan oleh netizen. Begitu tidak ada nama Susi Pudjiastuti, netizen pun banyak yang memposting emoticon menangis.

Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Wisata Bawah Laut di Jakarta

Kegalauan netizen sebenarnya sudah terjadi Senin (21/10/2019). Di mana warganet menanti-nanti kehadiran Susi Pudjiastuti di Istana pada saat Presiden Joko Widodo memanggil nama-nama calon menteri.

Pada hari Selasa (22/10/2019), Presiden kembali memanggil nama-nama yang memiliki kemampuan bidang ekonomi, seperti Sri Mulyani dan Basuki Hadimuljono. Netizen pun ada yang berkomentar, "Sri Mulyani sudah, Pak Basuki sudah. Tinggal Susi Pudjiastuti."

Namun, hingga sore hari Susi Pudjiastuti pun tidak tampak di Istana. Puncak kegalauan netizen adalah pada Selasa malam, di mana Susi Pudjiastuto menjadi trending topic di Twitter dengan keyword "#WeWantSusi".

Menteri Susi Pudjiastuti Berikan Apresiasi Kepada Penulis Muda tentang Samudera Kita

Para pendukung Susi berharap sang idola kembali masuk ke kabinet. Sayangnya hingga Presiden Joko Widodo melantik menteri Rabu (23/10/2019) pagi, Susi Pudjiastuti tidak ada.

Netizen pun kembali berkicau. Luapan emosi tumpah di akun Twitter milik Susi Pudjiastuti. Para follower banyak yang memposting emoticon menangis. Bahkan ada yang baper, seperti diposting pemilik akun @Kr*st888 : #ambyar bu....

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini