nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Menteri, Erick Thohir Bakal Bersih-Bersih BUMN

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 19:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 23 320 2120861 jadi-menteri-erick-thohir-bakal-bersih-bersih-bumn-7hFzzInGIG.jpg Erick Thohir Bersih-Bersih BUMN (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan sinyal untuk bersih-bersih pada Kementerian dan juga perusahaan milik negara. Hal itu diungkapkan Erick dalam acara serah terima jabatan Menteri BUMN dari Rini Soemarno kepada Erick Thohir.

 Baca Juga: Ketika Edhy Prabowo Salah Sebut Susi Pudjiastuti Menteri KKP 2019-2024

Menurut Erick, dirinya akan melakukan evaluasi total kepada Kementerian dan perusahaan BUMN. Evaluasi yang akan dilakukan oleh Erick meliputi kinerja hingga manajemen dari perusahaan plat merah.

“Ya pasti (evaluasi kinerja). Sudah seyogyanya kalau saya baru di sini pasti saya akan evaluasi total, baik mengenai kinerja, menajemen tanpa ada prasangka-prasangka,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

 Baca Juga: Digantikan Erick Thohir Jadi Menteri BUMN, Rini Soemarno Menangis

Menurut Erick, evaluasi yang dilakukan nantinya akan dilakukan dengan profesional. Artinya jika nantinya ada perombakan di jajaran Direksi akan dilakukan secara objektif tanpa ada unsurnya ketidaksukaan pribadi.

“Jadi enggak bisa istilahnya mengevaluasi itu karena ada sesuatu, enggak lah, kita ini bukan, kita mau profesional, kita mau bikin iklim yang baik dan yang sehat lah,” ucapnya.

 Presiden Lantik Para Menteri Kabinet Indonesia Maju

Erick menambahkan, ketika memimpin sebuah perusahaan sekalipun dirinya akan mengutamakan good corporate governance (GCG). Namun menurut Erick, GCG yang dimaksud bukan hanya ucapan semata karena perlu adanya tindakan yang dilakukan.

“Dan saya prinsip mohon maaf saya background-nya swasta, alhamdulilah juga Allah sudah memberikan sesuatu yang lebih buat saya ya mungkin sudah waktunya tadi saya juga bersih-bersih, jadi hal ini penting karena saya tidak mau yang namanya good corporate governance di BUMN hanya sebuah lip service (ngomong doang),” jelasnya.

 Presiden Lantik Para Menteri Kabinet Indonesia Maju

Menurut Erick, jika hanya teriak-teriak mengenai GCG tanpa ada aksi nyata akan memperburuk citra perusahaan negara. Bahkan diyakini akan sangat sulit, perusahaan BUMN bisa berkompetisi di luar negeri jika hanya omongan semata

“Sudah banyak sekali hal hal yang juga terjadi yang saya rasa kurang baik lah buat citra BUMN tanpa menyalahkan tetapi kita harus cari hal yang positif yang saling membangun saling bersinergi sehingga tadi ada target-target bahwa kita harus mejadi kompetisi,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini