nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

8 Tips Keuangan untuk Startup Pemula agar Tak Bangkrut

Delia Citra, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 18:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 29 320 2123188 8-tips-keuangan-untuk-startup-pemula-agar-tak-bangkrut-ZBQ0Y4ZX7x.jpg Pengusaha Startup (Foto: Shuttertock)

JAKARTA - Membangun perusahaan dari bawah sampai sukses adalah salah satu hal tersulit. Tidak sedikit pebisnis yang kesusahan menjalaninya.

Tidak heran jika banyak pebisnis yang gagal dalam membangun bisnisnya. Hal ini dikarenakan salah satunya oleh masalah keuangan. Banyak pengusaha yang terlalu terburu-buru untuk meluncurkan bisnis tanpa cukup meneliti biaya startup dan biaya operasional yang dibutuhkan.

 Baca Juga: Gaji Bulanan Sering Habis Sebelum Akhir Bulan? Cobain Tips Ini

Berikut adalah delapan tips untuk membantu kamu menghindari beberapa kesalahan keuangan yang dilakukan pengusaha ketika memulai bisnis baru dilanisr dari Entrepreneur.com, Selasa (29/10/2019).

1. Manajemen Arus Kas

Kebanyakan startup gagal karena berbagai alasan, tetapi salah satunya yang lebih umum adalah kehabisan uang. Kamu perlu tahu di mana setiap uang tersebut datang dan kemana setiap uang itu pergi.

Jika kamu tidak mengikuti arus kas, kamu akan menempatkan bisnismu ke dalam posisi yang sangat berbahaya.

 Baca Juga: Sebelum Ambil Kredit, Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Terlilit Utang

2. Lacak dan Pantau Pengeluaran

Dengan startup baru, akan ada pengeluaran yang datang pada kamu dari segala arah. Menyewa staf penuh waktu untuk menangani buku-buku pada awalnya tidak ramah anggaran, jadi gunakan perangkat lunak akutansi untuk terorganisir.

Ini tidak hanya akan membantu manajemen arus kas, tetapi juga membuatnya lebih mudah ketika waktu pajak berputar setiap tahun. Ketika kamu tumbuh dan akutansi menjadi lebih kompleks, kamu perlu mempertimbangkan untuk mempekerjakan seorang yang profesional.

 Startup

3. Batasi Pengeluaran Tetap

Pada tahap awal startup, menjaga pengeluaran kamu tetap rendah adalah kunci umur panjang. Kamu tidak perlu kantor besar pada saat awal bisnis.

Operasikan tipis sehingga kamu dapat mengalokasikan sebagian besar modal kamu untuk pertumbuhan, yang akan memungkinkan kamu untuk suatu hari mengimplementasikan kegembiraan yang kamu inginkan.

 Baca Juga: Selesaikan Utang dengan Utang Bukan Solusi, Simak Tipsnya di Sini

Terlalu banyak startup yang berfokus pada hal-hal yang salah seperti kantor mewah dan fasilitas yang terlalu canggih dan lupa bahwa menghasilkan pendapatan harus menjadi prioritas utama mereka.

4. Tetap Optimis meski Akan Terjadi yang Terburuk

Kamu tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi ketika memulai bisnis, jadi yang terbaik adalah mempersiapkan diri untuk situasi yang paling buruk. Jangan berhenti dari pekerjaan kamu dan menghilangkan sumber penghasilan utama kamu sampai bisnis kamu dapat menggantikan penghasilan itu.

Simpan cadangan kamu baik itu pribadi maupun bisnis dalam rekening tabungan darurat. Biasanya kamu tidak akan pernah terlalu siap untuk situasi yang buruk. Sebagai pengusaha, kamu bertanggung jawab atas masa pensiun kamu, jadi ketika kamu mulai menghasilkan uang, pertimbangkan hal-hal seperti Roth IRA dan beberapa investasi, bahkan yang kecil.

Kerja Ilustrasi Shutterstock

5. Setiap Waktu Memiliki Nilai

Waktu adalah uang. Tidak ada yang lebih bernilai daripada waktu kamu. Kamu hanya mendapatkan begitu banyak setiap hari, jadi pertimbangkan itu ketika kamu merencanakan jadwal dan tugas sehari-hari kamu. Setiap detik yang kamu habiskan untuk melakukan sesuatu yang tidak terkait dengan bisnis kamu adalah uang yang terbuang sia-sia.

6. Fokus Pada Akuisisi Pelanggan

Tanpa pelanggan, kamu tidak akan memiliki bisnis. Semakin cepat kamu mengetahui cara mendapatkan pelanggan dan meningkatkan skala, semakin besar peluang perusahaan kamu untuk berhasil. Setelah kamu mengidentifikasi saluran akuisisi yang berbeda, kerjakan optimasi untuk menurunkan biaya kamu.

Tidak mungkin untuk menguji setiap saluran akuisisi yang mungkin pada awalnya, baik dari segi waktu yang diperlukan dan biaya, jadi fokuskan pada peluang yang paling menguntungkan. Setelah berhasil mengukurnya, kamu akan memiliki kemampuan finansial untuk menjelajahi saluran lain.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin

7. Pastikan Kamu Membayar Sendiri

Berikan diri kamu cukup untuk hidup nyaman dan fokus membangun bisnis kamu. Ketika kamu menghilangkan stres keuangan pribadi, itu memungkinkan kamu untuk tetap fokus pada bisnis kamu. kamu tidak bisa makan mie ramen selamanya. Beri diri Anda bantalan dan kenyamanan.

8. Tetapkan Tujuan Keuangan

Daripada kamu hanya mengatakan bahwa kamu hanya ingin membangun perusahaan multi juta dolar, kamu perlu memecah tujuan keuangan menjadi yang dapat dijangkau dan terukur.

Sasaran pendapatan bulanan, mingguan, atau bahkan harian memungkinkan kamu untuk tetap di jalur dan membuat penyesuaian yang diperlukan untuk pertumbuhan konstan. Menyingkirkan tujuan-tujuan kecil dapat memberi kamu kepercayaan diri yang dibutuhkan untuk tetap berkuasa melalui perjalanan kewirausahaan.

1
4
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini