nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesuksesan Perusahaan Ini Berasal dari Kesalahan

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 21:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 30 320 2123812 kesuksesan-perusahaan-ini-berasal-dari-kesalahan-es11b0oqvI.jpg Kesuksesan dari Kesalahan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - CEO Goop Gwyneth Paltrow telah mengembangkan reputasi perusahaan selama bertahun-tahun dengan mempromosikan perawatan kesehatan yang terbilang aneh dan kadang dinilai kontroversial

 Baca Juga: 10 Produsen Mobil Terkaya Dunia, Nomor 1 Bikin Macet di Indonesia

Sebagai contoh, pada 2018, Goop membayar gugatan sebesar USD145.000 karena pemasaran yang tidak berdasarkan manfaat kesehatan seperti memasukkan telur giok ke dalam vagina.

"Aku telah belajar sangat banyak. Dan banyak dengan membuat kesalahan besar yang menelan biaya jutaan dolar," ujar Paltrow seperti dilansir CNBC, Rabu (30/10/2019).

 Baca Juga: Miliarder Pemilik Louis Vuitton Tawar Tiffany Sebesar Rp203,2 Triliun

Meskipun Paltrow tidak menjabarkan kesalahan yang seperti apa, namun topik yang sering ditulis Goop memang sering menyebabkan kehebohan, walaupun setelah itu menjadi tren yang populer.

 ekonomi

Paltrow mencatat detoks, jus seledri, dan diet bebas gluten sebagai topik yang mendapat komen negarif untuk Goop, tetapi sekarang menjadi topic teratas disitus mereka.

"Aku menulis buku resep bebas gluten seperti delapan tahun yang lalu dan orang-orang menulis bahwa Layanan Anak harus memanggilku karena membuat anak-anak saya kelaparan," kata Paltrow.

Hari ini Goop telah menerima pendanaan lebih dari USD80 juta, termasuk putaran pendanaan seri C sebesar USD50 juta pada 2018. Padahal Paltrow tidak menguasai industri yang ia geluti sekarang.

Menurut Paltrow seluruh teknologi e-commerce milik Goop tengah bermasalah sejak awal karena ia tidak tahu sama sekali soal teknologi. Tetapi produk bermerek Goop yang dijual di situs, termasuk perawatan kulit dan suplemen merupakan aliran pendapatan perusahaan yang tumbuh cepat.

 ekonomi

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini