nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Langgar UU Perbankan, Begini Dalih Perusahaan Benny Tjokrosaputro

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 01 November 2019 17:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 01 278 2124672 langgar-uu-perbankan-begini-dalih-perusahaan-benny-tjokrosaputro-n0LEdvd2mm.jpg Langgar UU Perbankan, Ini Dalih Perusahaan Benny Tjokro (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Hanson International Tbk (MYRX) menyanggah telah melakukan penghimpunan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan.

"Perlu kami klarifikasi bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh peseroan sebenarnya adalah utang piutang, di mana perseroan sebagai pihak yang menerima utang dari pihak ketiga," kata Direktur Hanson International Rony Agung Susena dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jumat (1/11/2019).

 Baca Juga: Benny Tjokrosaputro Stop Penghimpunan Dana Masyarakat, Ini Pengumumannya!

Dia menjelaskan, jika kegiatan yang dilakukan persusahaan milik Benny Tjokrosaputro tersebut adalah utang piutang yang diperoleh dari pihak ketiga.

"Namun, apabila dalam proses penghimpunan dan pelaksanaan utang piutang tersebut masih terdapat beberapa kekurangan, perseroan berkomitmen untuk memperbaikinya guna mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku," jelas dia.

 Baca Juga: Bangun Properti Baru, Armidian Dapat Suntikan dari Benny Tjokro

Dana yang diperoleh perseroan dari utang ini digunakan oleh perseroan untuk keperluan biaya modal perseroan serta anak usahanya. Termasuk di antaranya pembelian dan pematangan lahan sesuai kegiatan perseroan sebagai perusahaan properti.

 IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini

"Kami juga menambahklan bahwa tidak ada satupun dari pihak yang meminjamkan dana yang mengalami kerugian (gagal bayar)," jelas dia.

Satgas Waspada Investasi mengendus perusahaan milik pengusaha yang dikenal dengan Bentjok ini melakukan penhimpunan dana secara ilegal dan melanggar undang-undang (UU) perbankan. Bahkan nilai dana yang telah dihimpun tersebut diduga mencapai triliunan Rupiah.

Pihaknya juga telah mengeluarkan pengumuman yang memberitahunkan telah menghentikan kegiatan ini. Satgas meminta perusahahaan untuk menghentikan semua kegiatan penghimpunan dana yang dilakukan perseroan. Tidak cuma itu, Satgas juga meminta Hanson untuk mengembalikan semua dana masyarakat yang telah dihimpunnya.

"Tidak ada dampak kondisi laporan keuangan perseroan dengan aktivitas tersebut. Namun, aktivitas pinjam memintan antar individu tersebut sudah kami hentikan sesuai dengan instruksi OJK," jelas dia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini