nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Totalnya Rp2,4 Triliun, Perusahaan Benny Tjokrosaputro Gunakan untuk Modal

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 01 November 2019 17:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 01 278 2124684 totalnya-rp2-4-triliun-perusahaan-benny-tjokrosaputro-gunakan-untuk-modal-EwD4klysny.jpg Ini Dalih Perusahaan Benny Tjokro (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Perusahaan properti milik Benny Tjokrosaputro, PT Hanson International Tbk (MYRX) disebut melakukan aktivitas penghimpunan dana secara ilegal.

Perseroan pun menepis telah melakukan hal yang melanggar undang-undang (UU) perbankan tersebut. Nilai dana yang telah dikumpulkan oleh persroan disebut mencapai triliunan, apa benar?

"Jumlah dana sampai dengan saat ini dari pinjam peminjam antar individu tersebut kurang lebih adalah Rp2,4 triliun," kata Direktur Hanson International Rony Agung Susena dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jumat (1/11/2019).

 Baca Juga: Langgar UU Perbankan, Begini Dalih Perusahaan Benny Tjokrosaputro

Dana yang diperoleh perseroan dari utang ini digunakan oleh perseroan untuk keperluan biaya modal perseroan serta anak usahanya. Termasuk di antaranya pembelian dan pematangan lahan sesuai kegiatan perseroan sebagai perusahaan properti.

"Kami juga menambahkan bahwa tidak ada satupun dari pihak yang meminjamkan dana yang mengalami kerugian (gagal bayar)," jelas dia.

Baca Juga: Benny Tjokrosaputro Stop Penghimpunan Dana Masyarakat, Ini Pengumumannya!

Perseroan pun membantah telah melakukan penghimpunan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan. Dia menjelaskan, jika kegiatan yang dilakukan persusahaan milik Benny Tjokrosaputro tersebut adalah utang piutang yang diperoleh dari pihak ketiga.

Namun, kata dia, apabila dalam proses penghimpunan dan pelaksanaan utang piutang tersebut masih terdapat beberapa kekurangan, perseroan berkomitmen untuk memperbaikinya guna mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini