nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendapatan Alibaba Naik 40% Jadi Rp233,07 Triliun

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 02 November 2019 14:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 02 278 2124905 pendapatan-alibaba-naik-40-jadi-rp233-07-triliun-mhLOiq9ilr.jpg Alibaba. (Foto: Okezone.com/Reuters)

HANGZHOU - Alibaba Group Holding Limited (BABA) mengumumkan laporan keuangan untuk triwulan yang berakhir 30 September 2019. Untuk pendapatan, Alibaba membukukan sebesar RMB119,02 miliar (USD16,65 miliar setara Rp233,07 triliun/kurs Rp13.998 per USD) atau naik 40% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

“Kami memberikan hasil yang baik di triwulan ini dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 40% dan EBITDA yang disesuaikan naik 39% YoY,” ujar Chief Financial Officer Alibaba Group Maggie Wu, dalam keterangannya, Sabtu (2/11/2019).

Baca Juga: Ambisi Alibaba dalam Singles Day, Bidik 500 Juta Konsumen

Jumlah konsumen aktif tahunan marketplace di Tiongkok mencapai 693 juta atau naik 19 juta dari periode 12 bulan yang berakhir 30 Juni 2019. Kemudian jumlah konsumen aktif bulanan di mobile (Mobile MAU) marketplace di Tiongkok mencapai 785 juta di bulan September 2019, naik 30 juta dibanding Juni 2019.

Alibaba

Sementara itu, penghasilan dari operasional sebesar RMB20,36 miliar (USD2,85 miliar), naik 51% YoY. EBITDA yang disesuaikan, pengukuran non-GAAP, naik 39% yoy menjadi RMB37,10 miliar (USD5,19 miliar).

“Kami melanjutkan laju pertumbuhan pendapatan dan keuntungan, serta arus kas yang kuat untuk investasi jangka panjang,” ujarnya.

Baca Juga: Intip Kemegahan Kantor Alibaba dan Rasanya Jadi Karyawan Jack Ma

Dia mengatakan, ekonomi digital terus tumbuh dan berkembang. Aliababa memiliki target untuk melayani satu miliar konsumen aktif tahunan, dan membantu para penjual kami mencapai Gross Merchandise Volume tahunan sebesar RMB 10 triliun di akhir tahun fiskal 2024.

“Kami akan terus berinvestasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan teknologi inovatif untuk menciptakan nilai-nilai baru untuk konsumen, serta jutaan perusahaan yang menjalani transformasi digital di era perekonomian digital,” tuturnya.

Selain itu, penghasilan bersih dari kepemilikan saham biasa adalah RMB72,54 miliar atau setara USD10,15 miliar, dan penghasilan bersih adalah RMB70,75 miliar (USD9,90 miliar), termasuk keuntungan satu kali yang signifikan, diperoleh setelah menerima 33% saham di Ant Financial. Penghasilan bersih non-GAAP adalah RMB32,75 miliar (USD4,58 miliar), naik 40% YoY, hal ini tidak termasuk keuntungan satu kali sejumlah RMB69,2 miliar (USD9,7 miliar) dan hal tertentu lainnya. Rekonsiliasi penghasilan bersih non-GAAP dimasukkan dalam pengumuman laporan keuangan ini.

Laba terdilusi per ADS adalah RMB27,51 (USD3,85) dan laba terdilusi non-GAAP per ADS adalah RMB13,10 (USD1,83), naik 36% YoY. Kas bersih dari kegiatan operasional adalah RMB47,33 miliar (USD6,62 miliar) dan arus kas bebas non-GAAP adalah RMB30,49 miliar (USD4,27 miliar).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini