nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekonomi Tumbuh 5,02% pada Kuartal III-2019

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 11:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 05 20 2125885 ekonomi-tumbuh-5-02-pada-kuartal-iii-2019-M9R18bERsY.jpeg Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02% (year on year/yoy) pada kuartal III-2019. Realisasi ini lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi kuartal III-2018 yang sebesar 5,17% yoy.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2019 Diumumkan, Hasilnya?

Juga lebih rendah bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2019 yang sebesar 5,05% yoy. Adapun secara kumulatif pertumbuhan ekonomi sepanjang Januari-September 2019 sebesar 5,04%.

"Pertumbuhan ekonomi kuartal III-2019 memang melambat bila dibandingkan kuartal III-2018 dan juga melambat jika dibandingkan kuartal II-2019," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

BPS

Kecuk, sapaan akrabnya, menjelaskan realisasi pertumbuhan ekonomi tersebut tidak terlepas dari kondisi perekonomian global yang masih diliputi ketidakpastian. Diantaranya masih berlangsungnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China, tensi geopolitik yang berlangsung di beberapa negara, juga harga komoditas yang berfluktuatif bahkan cenderung menurun.

 Baca Juga: Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,05% di Kuartal III-2019

BPS mencatat harga komoditas migas dan non migas di pasar internasional pada kuartal III-2019 secara umum mengalami penurunan baik secara kuartal (q to q) maupun secara tahunan (yoy). Hal ini sangat berpengaruh pada perekonomian Indonesia.

Di antaranya terjadi penurunan harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada kuartal III-2019 mengalami penurunan 16,5% dari kuartal III-2018. Kemudian batu bara mengalami penurunan harga 42,07%, serta minyak kelapa sawit (CPO) turun 6,86%.

bps

"Di sisi lain, dari empat negara mitra dagang utama Indonesia, perekonomian keempatnya melambat yakni Singapura, China, dan Korea Selatan, dan Amerika Serikat yang pada kuartal III-2019. Ini semua menunjukkan ketidakpastian global membawa dampak pelemahan ekonomi baik di negara maju maupun berkembang," jelasnya.

Kecuk menyatakan, meski pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2019 mengalami perlambatan, namun besaran angka tersebut tercatat lebih baik ketimbang negara-negara lainnya.

"Tapi saya kira 5,02% tidak terlalu curam dibandingkan negara lainnya," tutup dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini