nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Erick Thohir dan Sri Mulyani Segera Terbang ke Dubai, Ada Urusan Apa?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 15:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 05 20 2126007 erick-thohir-dan-sri-mulyani-segera-terbang-ke-dubai-ada-urusan-apa-XTeDyfS9IU.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hari ini akan melakukan perjalanan bisnis menuju Dubai. Dalam kunjungannya tersebut Erick akan didampingi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menurut Erick Thohir, ada beberapa pembahasan yang akan dibicarakan dalam kunjungan kerja tersebut. Salah satunya adalah membicarakan kerjasama di bidang minyak dan gas bumi (Migas).

 Baca juga: Lifting Turun, Penerimaan Negara dari Migas Sulit Capai Target

Asal tahu saja, impor migas dari Indonesia masih cukup tinggi meskipun setiap tahunnya terus menurun. Bahkan impor migas menjadi salah satu penyebab neraca perdagangan masih mengalami defisit.

 Erick Thohir

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) neraca perdagangan mengalami defisit tipis yakni USD160,5 juta pada September 2019. Realisasi defisit ini lebih rendah dari posisi neraca perdagangan September 2018 yang mengalami defisit sebesar USD346,2 juta

 Baca juga: Investasi Migas Tembus USD8,4 Miliar hingga Kuartal III-2019

Namun, bila dibandingkan secara bulanan, realisasi ini memburuk, lantaran pada neraca perdagangan Agustus 2019 terjadi surplus sebesar USD112,4 juta. Pada komoditas non migas tercatat mengalami surplus USD601,3 juta, sedangkan migas mengalami defisit sebesar USD761,8 juta.

Defisit migas terdiri dari nilai minyak mentah yang mengalami defisit USD267,2 juta dan hasil minyak defisit USD819,4 juta. Namun pada gas tercatat surplus USD324,8 juta.

Adapun sepanjang Januari-September 2019 kinerja neraca perdagangan Indonesia masih tercatat defisit sebesar USD1,94 miliar. Realisasi ini lebih baik dari periode Januari-September 2018 yang defisit sebesar USD3,81 miliar

"Salah satunya nanti bicara kerja sama dua pemerintah dari segi bagaimana menekan (mengurangi) impor migas," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Namun, Erick tidak menjelaskan secara rinci bagaimana skema kerja samanya dengan pemerintah Dubai nanti. Yang jelas pada hari ini dirinya bersama Sri Mulyani akan melakukan kunjungan kerja ke Dubai.

"Hari ini saya akan mendampingi Ibu Menteri Keuangan ke Dubai," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini