nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Qatar Airways Tuding Jewel Changi Tiru Desain Bandara Doha

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Rabu 06 November 2019 13:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 06 470 2126417 bos-qatar-airways-tuding-jewel-changi-tiru-desain-bandara-doha-1TgZWOflBg.jpg Desain Bandara Doha dan Jewel Changi (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Jewel Changi Airport Singapura menjadi sorotan banyak kalangan karena design-nya yang ikonik. Namun, Jewel Changi dituding bukan design orisinil dan meniru design Bandara Doha. Kok Bisa?

Tuduhan ini dilontarkan CEO Qatar Airways sekaligus CEO Bandara Internasional Hamad Akbar Al Baker saat membicarakan rencana ekspansi Bandara Doha.

 Baca Juga: Changi Jadi Bandara Terbaik di Dunia, Kalahkan Tokyo hingga Seoul

Dijadwalkan rampung tahun 2020, Bandara Internasional Hamad (dikenal juga sebagai Bandara Doha) akan memiliki taman tropical indoor seluas 10.000 m2 di pusat bandara dan desain khusus air terjun seluas 268 m2.

Melansir businessinsider, Rabu (6/11/2019), taman tropical indoor akan ditempatkan di bawah atap kerang dan dikelilingi oleh kaca sepanjang 85 meter.

Jika desain itu terdengar familiar, Al Baker menjelaskan lebih rinci.

 Baca Juga: Drone Kembali Ganggu Penerbangan di Bandara Changi Singapura

Berdasarkan Executive Traveller, situs berita yang berfokus pada travel, Al Baker mengatakan, desain untuk HIA sudah ada enam tahun lalu dan dicuri oleh orang-orang dari negara lain dalam tim yang tidak disebutkan namanya.

“Seseorang menyalin desain kami yang sudah ada sejak enam tahun silam,” ungkapnya.

 Bandara Doha

Al Baher melanjutkan, “kami mempunyai orang-orang dari negara itu yang tidak bisa saya sebutkan namanya. Ada yang mengambil dan menyalin desain kami.”

Dia menambahkan “The Jewel of Hamad International” berbeda dengan versi plagiat karena yang satu mall untuk berbelanja dan yang satu bandara internasional.

AirlineGeeks, situs penerbangan, juga berkomentar mengenai rencana ekspansi HIA. Menurutnya, Al Baker menjelaskan, para wisatawan yang tiba di HIA tidak perlu melalui bagian imigrasi untuk melihat air terjun dan taman tropical indoor.

Tanpa harus pergi ke bagian HIA, para wisatawan bisa melihat permata (hiasan bandara) di mana saja. Tidak perlu membawa koper, membawa troli, atau pergi ke imigrasi dan bea cukai hanya untuk menikmati permata.

Kepala eksekutif Changi Airport Group (CAG), Lee Seow Hiang, mengatakan proses pembuatan desain baru telah dilakukan pada awal Juli 2012.

“Kami menghargai orisinalitas dan kreativitas, saat kami berinovasi untuk membuat semua pengunjung Changi Internasional Airport merasakan pengalaman yang tidak terlupakan. Kami menghormati hak kekayaan intelektual dan mengharapkan hal yang sama dari semua mitra kami,” kata Lee.

 Bandara Doha

Developer CapitaLand Singapura dibuat berdasarkan desain Arsitek Safdie. Safdie kembali dipercayai untuk melakukan pengerjaan pada Changi International Airport (CIA)

Menurut Lee, Arsitek Safdie diberitahu oleh pihak CIA bahwa mereka belum mengerjakan apa pun di Qatar. Arsitek keturunan Israel-Kanada, Moshe Sadfie, juga belum pernah mengunjungi Qatar.

Moshe Safdie juga mengatakan Ia sedang berfokus pada konsep taman dalam ruangan selama beberapa dekasi ini. Contoh tempat yang menggunakan air hujam alami untuk air terjun buatan indoor yaitu Israel’s Ben Gurion Airport dan Marina Bay Sands.

"Kami sangat senang keunikan dan keorisinalitas (Changi International Airport) telah diakui dengan baik oleh internasional sehingga banyak orang ingin menirunya," ungkap Moshe Safdie, arsitek berusia 81 tahun.

Ini bukan kali pertama Al Baker berbicara kontroversi.

Pada 2017, dia mengatakan yang diberitakan oleh BBC dan dilansir oleh Businessinsider, maskapai penerbangan AS hanya ‘omong kosong’ dan penumpang selalu dilayani oleh ‘nenek-nenek’. Al Baker juga membual, jika rata-rata usia awak pesawat negaranya hanya 26 tahun.

Dia kemudian mengoreksi ucapannya sebagai penyataan ‘ceroboh’.

Setahun kemudian, Al Baker membuat pernyataan tersirat mengenai kepala maskapai haruslah seorang pria. Ia mengatakan, Qatar Airways harus dipimpin oleh seorang pria, karena posisi itu sangat menantang.

Al Baker kemudian meminta maaf atas pernyataannya, dia berdalih itu hanyalah lelucon. Demikian seperti dikutip Fortune.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini