nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendapatan Rp2,76 Triliun, Kerugian Surya Semesta Turun Jadi Rp8,1 Miliar

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 08:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 07 278 2126746 pendapatan-rp2-76-triliun-kerugian-surya-semesta-turun-jadi-rp8-1-miliar-Sru8uNow9n.jpg Pendapatan SSIA (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Emiten properti, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mencatat pendapatan konsolidasi kuartal III-2019 sebesar Rp2,76 triliun atau meningkat 4,2% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,65 triliun.

 Baca Juga: Surya Semesta Internusa Siapkan Belanja Modal Rp770 Miliar

Peningkatan pendapatan ini terutama disebabkan dari segmen properti dan konstruksi yang meningkat masing-masing sebesar 18,8% dan 2,9% Sementara itu, pendapatan segmen bisnis perhotelan SSIA meningkat sekitar 1,3%. Demikian dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Sementara itu, marjin kotor SSIA naik sebesar 24,6% pada kuartal III-2019 dibandingkan dengan marjin kotor di tahun lalu sebesar 23,5%. EBITDA perusahaan pada kuartal III tahun ini mencapai Rp291,4 miliar, 32,9% lebih tinggi dari EBITDA tahun lalu yang sebesar Rp219,4 miliar.

 Baca Juga: Pendapatan Surya Semesta Rp823,7 Miliar di Kuartal I-2019, Turun 9%

Sehingga, rugi bersih konsolidasi SSIA pada kuartal III ini menjadi Rp8,1 miliar, turun 87,6% dibanding rugi Rp65,6 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

 Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen

Di sisi lain, posisi kas perusahaan pada berada di level Rp1,56 triliun, 41,5% lebih tinggi dibanding pada paruh pertama tahun ini yaitu sebesar Rp1,1 triliun. SSIA menarik pinjaman dari International Finance Corporation (IFC) sebesar USD50 juta dari total fasilitas kredit sebesar USD 100 juta di pertengahan September 2019.

Pinjaman ini dilakukan dengan skema Cross Currency Interest Rate Swap, oleh karena itu SSIA menerima Rp702,5 miliar, dengan bunga tetap 10,06% untuk periode pinjaman hingga Juni 2026.

Perusahaan menargetkan pendapatan akhir tahun 2019 akan ada peningkatan 10% dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp3,68 triliun. Selain itu nett profit mengalami peningkatan 3 kali lipat dari laba bersih tahun lalu yang sebesar Rp37,7 miliar, dari hasil penjualan lahan di akhir tahun ini.

 IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini