nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Cerita 'Sial', Miliarder China Beli Hunian Ini Diskon 50%

Hairunnisa, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 06:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 07 470 2127093 punya-cerita-sial-miliarder-china-beli-hunian-ini-diskon-50-erBXp81Y37.jpg Harbour Island (Foto: Variety)

JAKARTA – Miliarder teknologi China Eric Siliang Tan membeli hunian di Pantai Newport pulau Harbour dengan harga miring. CEO Qutoutiao membeli hunian tersebut seharga USD37 juta atau setara Rp518 miliar (USD1 setara Rp14.000) dari harga yang ditawarkan USD60 juta atau Rp840 miliar.

Rumah tersebut dijual oleh pengusaha ventura, Alan Tru dan mitra bisnisnya Twila. Pasangan penguasa Orange Country tersebut bertaruh besar dari hunian tersebut dengan harga tinggi di mana mereka percaya akan dibeli oleh seorang miliarder.

 Baca juga: Doyan Makan, Youtuber Mukbang Ini Beli Rumah Seharga Rp32 Miliar

Di balik penjualan tersebut, awalnya bangunan ini dibangun pada tahun 1990. Bangunan dengan bahan dasar batu kapur seluas 14.000 m2 tersebut merupakan vila terbesar dan paling mewah di pulau yang dijaga ketat.

 Pantai Newport

Akan tetapi, bangunan ini dinilai membawa sejarah yang buruk. Pasalnya, selama yang tinggal di sini telah mengalami masalah keuangan, kesengsaraan, perceraian, dan bahkan ada yang bunuh diri.

 Baca juga: Alicia Keys Habiskan Rp291,2 Miliar Beli Rumah Mewah di California

Melansir Variety, Jakarta, Jumat (8/11/2019), pemilik asli rumah itu, merupakan pengembang dan bankir terkemukaan renama Leroy Carver III. Di mana dirinya menghabiskan USD8 juta untuk membangun struktur raksasa.

Selama proses konstruksi, banknya disita oleh regulator federal dan dinyatakan bangkrut. Terpaksa menjual rumahnya yang baru ke miliarder Taiwan George Yao dengan harga USD13,6 juta.

 Baca juga: Usher Jual Rumah Seharga Rp57,36 Miliar

Akan tetapi, Yao punya masalah keuangan sendiri. Pada tahun 1995, ia kehilangan pekerjaan rumahnya yang berharga karena disita, dan kemudian dijual kepada mantan eksekutif FBI yang segera meninggal karena usia tua.

Pihak properti, kemudian menjual hunian tersebut pada akhir 1999 kepada pasangan yang berbasis di New Jersey bernama Arnold dan Debbie Simon.

Keluarga Simon yang membayar USD14 juta itu, menempati hunian tersebut dengan riwayat perceraian. Pada akhirnya, Arnold Simon pindah dan Debbie tetap tinggal di rumah raksasa itu sendirian.

Hingga pada 2009, properti itu sekali lagi terperosok dalam proses penyitaan. Belakangan di tahun yang sama, Debbie Simon menggantung dirinya di serambi rumah dengan mengikatkan tali di lehernya dan melompat dari balkon lantai atas.

Hingga pada 2010, hunian tersebut akhirnya terjual dengan harga tinggi USD18 juta. Di mana dibeli pasangan Amerika yang berbasis di Hong Kong, Li & Fung. Di mana dirinya memiliki Trues Innovations dan merenovasi hunian tersebut.

Setelah hampir 1,5 tahun di pasar dengan penetapan harga USD60 juta yang tidak berubah, the Trues telah menjual rumah monster mereka, meskipun dengan harga yang relatif rendah USD37 juta, diskon 38% dari harga ditawarkan.

Hingga akhirnya, pemilik baru adalah miliarder teknologi China "Eric" Siliang Tan, CEO, chairman dan salah satu pendiri Qutoutiao, agregator konten mobile. Berbasis di Shanghai, Qutoutiao go public tahun lalu menyusul IPO yang diterima dengan baik dan investasi besar dari raksasa internet China, Tencent. Menurut Forbes, Tan sekarang memiliki kekayaan bersih pribadi sebesar USD1,7 miliar.

Mengintip catatan mengungkapkan bahwa ini bukan belanja besar real estat pertama Tan. Kembali pada tahun 2017, ia membayar USD16 juta dalam kesepakatan di luar pasar untuk sebuah rumah besar yang dibangun tahun 1906 di lingkungan Pacific Heights yang luar biasa mewah di San Francisco.

Pada akhir 2016, ia menghabiskan USD18,5 juta lagi untuk rumah mewah spektakuler di Pebble Beach, California, tepatnya di 17 Mile Drive yang terkenal di dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini