nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pagi Ini, Ginting Jaya Energi Melantai di Bursa

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 08:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 08 278 2127224 pagi-ini-ginting-jaya-energi-melantai-di-bursa-5p8Jv26GMk.jpg Ginting Jaya Energi Melantai di Bursa (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan emiten baru yakni PT Ginting Jaya Energi yang bakal mencatatkan saham perdana (listing) pada perdagangan hari ini, Jumat (17/9/2019). Emiten dengan kode saham WOWS tersebut masuk kategori saham syariah.

 Baca Juga: Saham Ginting Jaya Energi Kelebihan Permintaan 30,9 Kali

Melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO), perusahaan jasa minyak dan gas (migas) tersebut melepas sebanyak-banyaknya 750 juta saham ke publik.

Angka itu setara dengan 30,28% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Harga yang ditawarkan yakni Rp450 per saham, sehingga perusahaan bakal meraup dana segar sebesar Rp337,5 miliar. Adapun penawaran saham perdana Ginting Jaya Energi kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 30,9 kali.

 Baca Juga: IPO, Ginting Jaya Energi Incar Dana Segar Rp337,5 Miliar

Dalam aksi koorporasi ini, perseroan menunjuk Jasa Utama Capital Sekuritas dan MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.

 Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen

Rencananya perseroan bakal menggunakan dana hasil IPO sebesar 63,56% dana untuk pengembangan usaha dalam bentuk penambahan 7 rig work over and well services (Wows). Kemudian untuk pembelian aset tetap guna mendukung operasional sebesar 16,74%.

Dana hasil IPO juga dialokasikan sebesar 13,06% untuk pelunasan sebagian utang leasing dengan perusahaan pembiayaan yang merupakan pihak ketiga. Lalu sebesar 6,64% dana tersebut akan dipakai untuk modal kerja perseroan.

Sekadar diketahui, Ginting Jaya Energi merupakan perusahaan dengan spesialisasi pekerjaan jasa penyewaan rig work over and well services (wows) dan enhanced oil recovery (EOR) yang memiliki 9 unit rig wows yang beroperasi di Sumatera Selatan.

 Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini