nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Jembatan Singapura-Malaysia, Ditunda hingga Telan Dana USD1 Miliar

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Minggu 10 November 2019 06:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 09 320 2127778 fakta-jembatan-singapura-malaysia-ditunda-hingga-telan-dana-usd1-miliar-kzEVI9CoFI.png Proyek Rapid Transit System Malaysia (Foto: Business Insider)

JAKARTA – Rencana membangun jembatan penghubung ketiga guna menyambungkan dua negara tetangga Malaysia dan Singapura masih dalam tahap perundingan. Pasalnya proyek jembatan yang terbentang dari Johor ke Singapura ini memakan waktu sekitar 3 – 4 tahun terhambat. Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad menuding pihak Singapura menolak proyek yang disebut sebagai RTS Link.

Padahal, PM Malaysia berusia 94 tahun itu percaya, proyek ini tidak hanya menjadi solusi kemacetan tapi juga mempermudah mobilisasi. Okezone merangkum fakta-fakta dibalik proyek pembangunan jembatan penghubung Singapura-Malaysia, berikut ulasannya:

Baca Juga: Kendalikan Karhutla, Indonesia Diminta Belajar dari Malaysia

1. Merogoh Dana Sebesar 3,16 miliar Ringgit (USD1 miliar)

Proyek jembatan penghubung dua negara tetangga ini merauk dana yang cukup besar. PM Malaysia, Majathir menilai proyek ini bukan hanya menjadi pemecahan masalah lalu lintas.

2. Jembatan Ini Merupakan Jembatan Ketiga Antar Kedua Negara

Ternyata Singapura-Malaysia sudah memiliki dua jembatan penghubung. Kedua jembatan itu adalah jalur Woodlands Causeway di wilayah utara dan Second Link Bridge di wilayah barat.

Mahathir menjelaskan, pembangunan jembatan penghubung ketiga, semuanya masih dalam tahap rencana. Tidak disebutkan mendetil tahapan jembatan ketiga anatar Singapura-Malaysia ini.

Pemerintah Johor menyebutkan adanya kemungkinan rencana pembangunan jembatan dari Pengerang, dekat Kota Tinggi, menuju Pulau Ubin, Singapura.

singapura

3. Sepeda Motor Tidak Diperbolehkan di RTS

Warga Malaysia yang datang ke Singapura dengan sepeda motor akan lebih mudah. Karena penggunaan sepeda motor tidak diperbolehkan di RTS.

“RTS hanya akan menyelesaikan sebagian masalah kemacetan karena banyak pengguna sepeda motor berasal dari Johor, tidak bisa membawa sepeda motor miliknya ke RTS dan mereka akan merasa sulit untuk berpergian ke tempat kerja," ungkap PM Malaysia.

4. 70.000 Sepeda Motor Melewati Jalur Woodlands Causeway

Kantor Berita Malaysia Bernama, menyatakan sebanyak 70.000 pengendara sepeda motor melalui Kompleks Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina Bangunan Sultan Iskandar yang terhubung dengan Woodlands Causeway Singapura setiap hari.

Warga Malaysia Jason Han yang melewati Woodlands Causeway dua kali sehari atau 10 kali sepekan mengaku melalui perjalanan sulit. Selain macet, jembatan sebelum memasuki jalan raya tersebut juga sangat sempit dan menanjak.

malaysia

Di bagian tengah Woodlands Causeway, sebuah lempengan batu besar, menyebabkan pengendara motor tidak bisa melakukan parkir di tepi jalan. Selain itu, para pejalan kaki terpaksa berjalan sedikit ke tengah.

“Sebagian besar dari kami berjalan kaki karena tidak ada pilihan lain. Kemacetan nya parah,” kata Han.

5. Singapura Menolak Gagasan Jembatan Ketiga

Melansir, Kantor Berita Malaysia Bernama, PM Malaysia 'kebingungannya' karena penentangan Singapura soal ide jembatan yang digadang-gadang akan memecahkan masalah kemacetan lalu lintas terutama selama akhir pekan dan musim liburan seperti Hari Raya.

"Kami mungkin meningkatkan efisiensi tapi selama tidak ada jembatan, kami tidak akan bisa menyelesaikan masalah di Tol Johor,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini