nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Emas Berjangka Ditutup Melemah

Fakhri Rezy, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 06:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 12 320 2128658 harga-emas-berjangka-ditutup-melemah-rOgAIGVNRW.jpg Harga Emas (Reuters)

NEW YORK - Harga emas berjangka mengalami kejatuhan ke level terendahnya dalam 3 bulan. Hal ini karena sentimen negatif dari indeks saham AS yang mendekati level rekornya.

Melansir Reuters, New York, Selasa (12/11/2019), harga emas di pasar spot turun 0,1% ke USD1.456,98 per ons. Di mana pada pergerakannya sempat menyenth level terendah sejak 5 Agustus sebelumnya.

 Baca juga: Harga Emas Berjangka Naik Tipis, Tertahan Konflik Dagang AS-China

Sementara itu, emas berjangka AS ditutup turun 0,4% ke 1.457,1.

 Harga Emas

"Secara keseluruhan, prospek untuk (pasar yang lebih luas) tampaknya lebih positif," kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam mulia dan dasar di BMO.

 Baca juga: Harga Emas Berjangka Naik Tipis, Tertahan Konflik Dagang AS-China

Dirinya menambahkan pemicu langsung untuk penurunan emas adalah teknis. Hal ini dikarenakan gagal bertahan di atas USD1.460.

"Sebelum reli Agustus yang didorong oleh perdagangan, kami berada dalam kisaran USD1.380 - USD1.440 sehingga kami dapat diperdagangkan turun di suatu tempat ke tingkat itu," ujarnya.

 Baca juga: Harga Emas Antam Turun Goceng, Paling Murah Rp397.000

Apalagi, pergerakan saham AS sangatlah fluktuatif di mana hampir menyentuh rekor dan akhirnya ditutup melemah. Tetapi investor tetap berhati-hati tentang negosiasi perdagangan AS-China setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Beijing menginginkan kesepakatan lebih dari yang dia lakukan.

Emas merosot 3,6% minggu lalu untuk penurunan mingguan terbesar dalam tiga tahun terakhir di tengah optimisnya ekuitas dan optimisme seputar kesepakatan perdagangan AS-China.

"Emas sedang menunggu perkembangan fundamental besar berikutnya," kata analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

Di antara logam mulia lainnya, paladium turun 3,2% menjadi USD1.686,93 per ons, setelah menyentuh level terendah sejak 10 Oktober sebelumnya.

Platinum tergelincir 1%, menjadi USD877,43 per ons, setelah menyentuh level terendah sejak 4 Oktober, sementara perak naik 0,3% menjadi USD16,84 setelah tergelincir ke level terendah sejak pertengahan Agustus pada hari sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini