nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Sebut Sulit Deteksi Mata Uang Crypto

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 03:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 14 20 2129875 sri-mulyani-sebut-sulit-deteksi-mata-uang-crypto-fSrbLEt7Kc.jpg Sri Mulyani (Kemenkeu)

JAKARTA – Acara 5th Counter Terrorism Financing Summit di Manila, Filipina dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 13 November membahas isu terorisme hingga diskusi mengenai kejahatan ekonomi lintas negara.

"Fenomena globalisasi dan integrasi perekonomian dunia telah membuat dunia kita menjadi semakin tanpa batas (borderless). Dengan dibantu oleh perkembangan dan kemajuan teknologi informasi, saat ini banyak negara dan individu menjadi semakin terhubung antara satu dengan lain secara global," tulis Sri Mulyani di akun instagram pribadinya @smindrawati.

 Sri Mulyani

Teknologi semakin canggih. Hal ini menguntungkan manusia. Salah satu keuntungan tersebut adalah perdagangan antar negara menjadi lebih mudah.

Namun, globalisasi membuat kejahatan ekonomi lintas negara menjadi semakin mudah dan terorganisir.

"Hadirnya virtual asset seperti crypto currency yang sulit dilacak. Jika diperkirakan, saat ini nilai dari IFF berkisar sekitar 2%-5% GDP Global," tambahnya.

Baca selengkapnya: Sri Mulyani: Virtual Asset seperti Crypto Currency Sulit Dilacak

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini