nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Standar Gaji di Singapura Naik 3% pada 2020

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 16:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 14 320 2129843 standar-gaji-di-singapura-naik-3-pada-2020-HiMZYGJvMM.jpg Gaji di Singapura Naik. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA Singapura menetapkan kenaikan gaji untuk 2020 sebesar 3%. Kenaikan gaji ini lebih tinggi dari 2019 sebesar 2,6% dan 2,7% pada 2018.

Warga Singapura sebenarnya berharap kenaikan gaji bisa lebih besar di tahun depan. Namun demikian, berdasarkan survei yang dilakukan kepada 307 perusahaan.

Baca Juga: Canggih! Robot di Restoran Ini Cuma Butuh 5 Menit Siapkan Hidangan untuk Anda

Kenaikan gaji sebesar 3% di Singapura termasuk yang paling tinggi di dunia. Mengingat prediksi kenaikan gaji rata-rata dunia hanya sebesar 1,4%. Walaupun India pernah mengalami rata-rata kenaikan gaji yang cukup fantastis sebesar 5,4% di atas inflasi, diikuti Vietnam, Indonesia, Kamboja, dan Thailand.

Singapura

“Tingkat inflasi yang rendah sudah dialami Singapura beberapa tahun ini. Ditambah keterbatasan pasokan tenaga kerja dan bakat (skill) karena kenadal imigrasi, menunjukkan kenaikan gaji yang relative tinggi,” ungkap Direktur Asia ECA International, Lee Quane, seperti dilansir Business Insider, Kamis (14/11/2019).

Baca Juga: Ada Dolar Singapura Terbaru Edisi Terbatas, Ingin Memilikinya?

Tetapi, Direktur Perekrutan Robert Half Singapore, Matthieu Imbert-Bouchard mengatakan, kenaikan gaji paling sering diberikan kepada staf khusus dengan jumlah karyawan sedikit. Seperti cybersecurity dan developers. Sedangkan sisanya mendapatkan gaji yang cukup.

Hal ini dikarenakan para pengusaha enggan memenuhi permintaan gaji, mengingat prediksi ekonomi mendatang menjadi negatif.

“Untuk posisi khusus pengusaha memahami bahwa mereka perlu gaji di atas rata-rata dan kenaikan gaji itu berarti mempertahankan karyawan,” ujar Imbert-Bouchard.

Bouchard melanjutkan, bagi warga Singapura yang menempati jabatan lain (bukan posisi khusus), sebaiknya memahami perusahaan sedang mengalami masa-masa sulit. Kemudian dapat membedakan orang lain (dengan posisi khusus) mendapatkan kenaikan gaji.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini