nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masih Ingat Mati Listrik Serentak di Agustus? Ini Fakta Investigasinya!

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Senin 18 November 2019 09:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 17 320 2130961 masih-ingat-mati-listrik-serentak-di-agustus-ini-fakta-investigasinya-nxPepNe6Dl.jpg Mati Lampu (Reuters)

JAKARTA – Listrik telah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan tidak lepas dari keberadaaan listrik. Mengisi daya gawai, menyalakan komputer, menonton televisi, sampai mencuci dengan mesin cuci juga menggunakan daya listrik.

Jika terjadi mati listrik tentunya menjadi hal yang menjengkelkan. Bagaimana tidak? Jika pemadaman yang dilakukan secara tiba-tiba atau bahkan dengan durasi waktu yang cukup panjang akan membuat para penggunanya kesal.

Terlepas dari unsur kesengajaan, ada juga pemadaman listrik bergilir ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas listrik di gardu-gardunya. Tetapi pada beberapa kasus juga terjadi gardu listrik yang mengalami kerusakan atau gangguan teknis sehingga mengakibatkan matinya listrik di Banten, Jabodetabek, Jawa Tengah, bahkan Jawa Tengah pada Agustus 2019 lalu.

 Baca juga: Realisasi Investasi Sektor Ketenagalistrikan Capai Rp116,3 Triliun

Berikut ini adalah fakta-fakta dibaliknya mati listrik massal seperti yang diringkas Okezone¸ Senin (18/11/2019):

 Mati lampu

1. Ombudsman Umumkan Hasil Investigasi Black Out

Ombudsman membocorkan hasil investigasi mengenai penyebab pemadaman listrik serentak pada awal Agustus lalu pada Kamis, 7 November 2019 lalu.

 Baca juga: Tak Semua Biarpet itu Blackout, Kenali Dulu 2 Jenis Mati Lampu

Anggota Ombudsman Laode Ida yang menyampaikan hasil temuan dari investigasi Black out itu. Hasilnya menunjukkan maladminitrasi atau kelalaian yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

2. Bukan Pohon Sengon, PLN Yang Lalai

Pohon Sengon sempat disebut-sebut sebagai penyebab dari pemadaman listrik di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Tengah itu. Pohon itu disangka memiliki dahan dan daut yang lebat dan dekat dengan aliran listrik.

Tapi, dari hasil investigasi yang dibeberkan oleh Ombudsman, bukan pohon sengon yang menjadi biang keroknya.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan kelalaian atau maladministrasi. "PLN melakukan kelalaian dalam pemeliharaan dan pengawasan terhadap pohon yang telah melewati jarak bebas minimum di sepanjang jalur transmisi," ujar Anggota Ombudsman Laode Ida saat konferensi pers.

3. Faktor Utama Penyebab Mati Listrik

Pada investigasi itu, Ombudsman juga menemukan adanya penyimpangan prosedur dalam pengoperasian Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Pemalang. PLN juga dianggap tidak optimal, "Dan PLN tidak optimal dalam proses antispasi terjadinya blackout," ujar Laode.

4. Ombudsman Beri 3 Saran Ke PLN

Tidak hanya meberikan rincian tentang fakta dibalik padamnya listrik serentak. Melalui anggotanya Laode Ida, Ombudsman juga memberikan sara untuk menghindari kejadian ini terulang kembali.

 Mati Lampu

Pertama menetapkan instalasi sistem transmisi tenaga listrik saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 kV dan 150 kV menjadi Objek Vital Nasional mengikuti Pembangkit, Gardu, SUTT dan SUTET yang sebelumnya sudah ditetapkan menjadi Objek Vital Nasional," jelas Laode.

Langkah kedua yaitu menyusun dan membahas bersama dengan PLN mengenai pola pembiayaan dalam rangka pemangkasan tanam tumbuh di jalur transmisi. Kemudia langkah terakhir ialah mengevaluasi pola pemberian dan besaran ganti rugi yang proporsional serta berkeadilan bagi PLN maupun konsumen selaku pengguna layanan dengan melibatkan pamangku kepentingan.

5. PLN Janji Tingkatkan Pelayanan

Menanggapi persoalan pemadaman listrik massal, Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan memperbaiki pembangkit dan meningkatkan fasilitas pelayanan pelanggan.

Salah satu hal yang masih dikembangkan oleh PLN adalah pemberian informasi dan komunikasi yang cepat dan tepat. "Itu jumlah incoming call banyak sekali. Jadi kita akan kerjasama denan contact center lain. Kita juga akan tingkatkan layanan dengan menghubungi pelanggan untuk memberi tahu listrik padam berapa lama, penyebab listrik padam, semua diberikan informasi," tukas GM PLN, Disjaya Ikhsan Asaad.

Ia mengatakan, contact center PLN tidak hanya olewat sambungan telepon saja. Tapi dapat melalui Twitter, Facebook, dan Instagram.

6. Saat Melakukan Pengumuman Investigasi, Kantor Ombudsman Mati Listrik

Saat akan mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan hasil temuan investigasi pemadaman listrik serentak pada Agustus 2019 lalu. Kantor Ombudsman malah mengalami black out

Tidak hanya mengalami mati listrik sekali, tapi kantor Ombudsman mengalaminya sebanyak dua kali.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini