nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kamu Menderita Alergi? Simak Tips Membersihkan Rumah

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 19:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 19 470 2131911 kamu-menderita-alergi-simak-tips-membersihkan-rumah-stnuLmWZ9u.jpg Tips Bersihkan Rumah. (Foto: Okezone.com/thespruce)

JAKARTA – Adakah di antara kamu atau seseorang di rumahmu yang mengidap alergi atau asma? Jika iya, berikut beberapa cara membersihkan rumah supaya benar-benar bersih untuk menghilangkan alergen.

Alergen dapat berupa zat apa saja yang menyebabkan reaksi alergi. Alergen rumah tangga yang umum adalah debu, kotoran serangga, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, dan jamur.

Oleh karena itu, pembersihan mingguan rutin di rumah merupakan tindakan yang harus dilakukan, apalagi jika orang rumah ada yang alergi. Tindakan pembersihan yang tidak dilakukan dalam waktu lama dapat memicu gejala alergi ketika debu dan alergen lain bersatu.

Baca Juga: Lagi Bersih-Bersih Rumah? Jangan Lupa 7 Spot Ini

Penggunaan alat pembersih yang tepat dan produk untuk mengenyahkan alergen dan mencegah paparan bahan kimia yang dapat menyebabkan reaksi alergi.

Melansir thespruce.com pada Selasa (19/11/2019), berikut ini tips-tips membersihkan rumah walaupun kamu terkena alergi:

Bersih RUmah

1. Alat Pembersih Terbaik

Jika kamu tidak memiliki vacuum double bag untuk menjebak partikel-partikel yang ada. Vacuum tanpa kantung, bersihkan dan cuci cangkir koleksimu secara teratur.

Fabric allergen sanitizer vacuum merupakan sinar UV untuk membunuh bakteri. Gunakan sistem filtrasi ganda untuk menghilangkan 99,9% debu dari permukaan kain.

Baca Juga: Cara Terbaik Mempercantik Lantai Garasi Rumah Kamu

Gunakan kain microfiber karena menarik debu lebih baik dari katun atau handuk kertas. Pilih alat dengan kepala yang bisa dilepas yang bisa dilemparkan ke dalam mesin cuci untuk pembersihan secara menyeluruh. Basahi pel dan kain pembersih dengan lembut sebelum digunakan untuk menarik banyak debu.

Tisu dan tongkat debu sintetik dapat menarik debu hingga dapat dibuang ke tempat Kemudian pilihlah masker sekali pakai atau masker yang bisa dicuci. Hindari sarung tangan lateks dan pilih sarung tangan karet dari katun untuk mencegah iritasi pada kulit.

2. Produk Pembersih Terbaik

Sayangnya, beberapa produk pembersih dapat menyebabkan iritasi dan gejala yang sama seperti alergen. Pilihlah produk pembersih yang mengandung bahan kimia sedikit mungkin. Sangat penting untuk membatasi paparan pada produk yang mengandung Amonia, D-limonene, formaldehida, sodium hipoklorit, sodium lauryl sulfat.

Bahan-bahan kimia ini berpotensi menimbulkan iritasi. Belajar membaca label sebelum kamu menggunakan produk pembersih atau binatu.

Cari pembersih tanpa wewangian dan gunakan produk alami seperti cuka putih suling, soda kue, dan jus lemon untuk membersihkan kotoran.

Berikut ini adalah enam tips untuk mengurangi alergen di seluruh rumahmu:

a) Kontrol suhu dan kelembaban dalam ruangan. Tungau debu dan jamur sama seperti panas dan kelembaban. Dengan mempertahankan suhu antara 68˚F (20˚C) dan 72˚F (22˚C) dan tingkat kelembaban tidak lebih dari 50 persen, kamu dapat mengurangi pertumbuhan alergen.

b) Gunakan saringan partikel kecil di sistem pemanas dan pendingin sentral dan di AC rumahmu. Ubah atau bersihkan filter setiap bulannya.

c) Kontrol hama seperti serangga dan tikus. Gunakan perangkap atau pembasmi profesional dan tutup semua retakan yang memungkinkan hama masuk ke rumah.

d) Singkirkan kekacauan dan debu dari ruang tamu.

e) Jangan merokok di dalam rumah.

f) Biarkan hewan peliharaanmu berada di luar ruangan. Mandilah hewan peliharaan dalam ruangan secara berkala.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini