nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesawat Boeing 737 Max Kembali Diminati

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 13:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 20 320 2132198 pesawat-boeing-737-max-kembali-diminati-kMjhMZdwuI.jpg Pabrik Pesawat Boeing. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA – Boeing akhirnya mendapati pembeli pertama untuk pesawat jenis 737 Max di Dubai Airshow. Boeing mengumumkan pesanan untuk 20 jet dari maskapai penerbangan yang tak dikenal. Rincian dari 20 pesawat itu, 10 pesawat 737 Max dan 10 pesawat jet Max 10 yang masih dalam tahap pengembangan.

Max 10 diprediksikan dapat menampung antara 188 dan 204 penumpang, atau sepertiga lebih besar dari 737 Max 7.

Baca Juga: Masih Percaya Boeing, SunExpress Pesan 10 Pesawat 737 Max

Boeing juga mengumumkan bahwa telah menerima pesanan untuk tambahan 10 pesawat jenis Max 8 dari SunExpress, maskapai penerbangan yang dimiliki bersama oleh Lufthansa dan Turki yang berspesialisasi dalam perjalanan antara Eropa dan Turki. Maskapai ini juga sudah mengantongi 32 jet Max pesanan dan pesanan baru lainnya untuk jet tambahan.

Pembelian SunExpress ini memberikan kepercayaan diri untuk model pesawat yang telah di-grounded sejak Maret setelah dua kecelakaan fatal yang menewaskan 346 orang.

Boeing

"Kami memiliki hubungan yang lama, kuat, dan dapat dipercaya dengan Boeing dan karenanya kami memutuskan untuk mengubah opsi menjadi pesanan," kata CEO SunExpress Jens Bischof seperti dikutip CNN, Rabu (20/11/2019).

“Kami memiliki keyakinan penuh bahwa Boeing akan memberikan kepada kami pesawat yang aman, andal, dan efisien," sambungnya.

Pesanan SunExpress cukup sederhana dan untuk pesawat yang jauh lebih sedikit daripada pesanan yang jauh lebih besar yang diumumkan saingan Airbus (EADSF) di acara yang sama.

Baca Juga: Buntut Jatuhnya Pesawat Max 737, Menhub Minta Boeing Tanggung Jawab

Air Arabia memesan 120 jet kelas A320, saingan 737 Max. Airbus juga menyatakan telah menjual 20 pesawat jarak jauh A321 ke leasing arm General Electric (GE), lalu 10 di antaranya ke Flynas, sebuah maskapai penerbangan berbiaya rendah di Arab Saudi. EasyJet juga mengumumkan telah membeli 12 lebih banyak jet A320neo.

Daftar harga 120 jet tunggal Airbus dijual ke Air Arabia adalah USD14 miliar atau Rp197 triliun (kurs Rp14.000 per USD), sedangkan 30.747 Max jet yang dijual Boeing berjumlah USD3.5 miliar atau Rp49 triliun.

Boeing juga mengumumkan, kapal induk Kazakhstan Air Astana menandatangani surat pembelian 30 pesawat 737 Max untuk digunakan pada maskapai berbiaya rendah yang baru, FlyArystan.

"Kami percaya bahwa Max akan memberikan landasan yang kokoh bagi pertumbuhan FlyArystan di seluruh wilayah kami, begitu pesawat berhasil kembali beroperasi,” ungkap FlyArystan.

Pada bulan Juni di Paris Air Show, International Airlines Group, pemilik Aer Lingus, British Airways, Iberia dan maskapai penerbangan Eropa lainnya, menandatangani letter of intent untuk membeli 200 dari 737 jet Max, tetapi pesanan itu belum menunjukkan keuntungan.

Tetap saja, ketika Boeing terus berjuang untuk mendapatkan persetujuan agar 737 Max dapat terbang lagi dan memulai pengiriman pesanan pesawat, sebuah pengumuman penjualan dalam bentuk apa pun adalah kabar baik.

“Ini masalah kecil, tapi kalau ada berita tentang penjualan pesawat pasti akan menjadi berita baik bagi Boeing,” kata analis ruang angkasa dengan Teal Group Richard Aboulafia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini