nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sederet Strategi Kemenparekraf Tarik Devisa dari Turis Asing

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 14:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 20 320 2132231 sederet-strategi-kemenparekraf-tarik-devisa-dari-turis-asing-aZaHyYa9Np.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah devisa yang masuk ke Tanah Air melalui sektor pariwisata. Lantaran, semakin banyaknya devisa yang masuk, maka akan semakin menekan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD), yang masih menjadi salah satu permasalahan ekonomi Indonesia.

Deputi Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Hari Sungkari mengatakan, pemerintah sedang gencar-gencarnya memajukan pariwisata Indonesia untuk menambah devisa negara. Targetnya bukan hanya sekedar menaikkan jumlah kedatangan wisatawan, tetapi meningkatkan average spending for traveler.

 Baca juga: Pilih Siapa, Leonardo DiCaprio atau Denzel Washington untuk Promosikan Labuan Bajo?

Oleh sebab itu, Kemenparekraf sedang meneliti ketertarikan setiap wisatawan dari masing-masing negara. Sehingga diharapkan bisa memikat wisatawan untuk semakin banyak membelanjakan uangnya di Tanah Air.

 Turning point (lisda)

"Misalkan wisatawan Jepang atau negara lain akan berwisata di Indonesia, kami harus tahu, dia sukanya nonton pertunjukkan apa, makanan kesukaannya apa, seperti itu," ujarnya dalam acara Scale Up Asia 2019 di Senayan City, Jakarta, Rabu (20/20/2019).

 Baca juga: Sebelum Naik Jadi Rp14 Juta, Tiket Labuan Bajo Ternyata Cuma Segini

Kini pemerintah tengah mengembangkan 5 destinasi utama Indonesia yang bakal menjadi Bali Baru, yakni Danau Toba, Labuan Bajo, Candi Borobudur, dan Kupang. Hari mengatakan, pihaknya sedang menelisik potensi dan keunggulan masing-masing dari 5 destinasi wisata tersebut.

"Dari hasil penelitian ini, kami jadi tahu akan membuat wisata di tempat destinasi ini seperti apa, mulai dari pembangunan, kuliner, seni pertunjukan, sampai cara pemasarannya," tuturnya.

 Baca juga: Deretan Infrastruktur Labuan Bajo yang Dibangun Jokowi, Nilainya Fantastis

Upaya yang juga dilakukan untuk menarik datangnya wisatawan yakni dengan penyelenggaraan event yang berstandar internasional. Diantaranya yang sudah dilakukan adalah perhelatan Asian Games dan Asian Para Games pada 2018 lalu.

Event lainnya, yakni dengan kehadiran event Moto GP yang bakal berlangsung di Mandalika mulai tahun 2021. Saat ini pembangunan sirkuit pun masih terus dikerjakan oleh pemerintah untuk menyambut event tersebut.

"Selain itu, bahkan nanti ada Miss France yang bakal syuting di Bali. Jadi itu semua bakal meningkatkan pendapatan negara (devisa)," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini