nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kantongi Rp2 Triliun, BTN Alokasikan untuk Subsidi 20.000 Rumah

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 21:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 27 470 2135260 kantongi-rp2-triliun-btn-alokasikan-untuk-subsidi-20-000-rumah-1bxbVNcHOP.jpg Ilustrasi Rumah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendapatkan tambahan dana Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp2 triliun. Dana tersebut akan ditalangi BTN dan disalurkan pada bulan Desember 2019.

Baca Juga: Surat Basuki Dibalas Sri Mulyani, Tambahan Kuota FLPP Cair Rp2 Triliun

Direktur Consumer dan Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar menyatakan, pihaknya sudah mendapatkan persetujuan pemerintah untuk dana talangan menambah anggaran rumah subsidi skema FLPP.

Rumah Shutterstock

"Terkait KPR subsidi untuk tahun 2019 ini sudah ada persetujuan pemerintah untuk ada tambahan sekitar Rp2 triliun yang akan kami salurkan paling lambat di Desember 2019," ujarnya di Menara BTN, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

Baca Juga: Wamen PUPR ke Pengembang: Bangun Rumah yang Berkualitas

Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menandatangani keputusan tersebut, begitu juga dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

"Jadi sekarang tinggal proses administrasinya saja sebelum jalan," imbuhnya.

Hirwandi menyatakan, tambahan alokasi FLPP tersebut setara 15.000-20.000 unit rumah yang bisa dibeli oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pihaknya pun akan akan mengebut penyaluran dana tambahan untuk FLPP tersebut.

"Jadi kami sudah siap salurkan, akan dikebut hingga akhir tahun," kaya dia.

Adapun pada tahun depan, pemerintah menganggarkan dana untuk FLPP sebesar Rp9 triliun. Sehingga dengan penghitungan pengembalian dana talangan yang sebesar Rp2 triliun tersebut, maka totalnya akan menjadi sebesar Rp11 triliun.

"Jadi total anggaran untuk FLPP di 2020 itu menjadi Rp11 triliun," tutup dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini