nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penuhi Arahan Presiden, Sri Mulyani Rampingkan Pejabat Eselon III dan IV

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 29 November 2019 17:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 29 20 2136056 penuhi-arahan-jokowi-sri-mulyani-rampingkan-pejabat-eselon-iii-dan-iv-eqUhx0ZMJf.jpg Sri Mulyani (Foto: Okezone.com/Sri Mulyani)

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melakukan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memangkas pejabat Eselon III dan IV. Tahap awal penyederhanaan tingkat eselon di Kemenkeu dilakukan pada Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

"Mayoritas dari jabatan struktural Eselon III dan IV akan dihilangkan. Dalam instruksi mengurangi eselon, Kemenkeu memulainya di unit yang memang sangat jelas merupakan unit yang bisa diisi fungsional, yaitu dalam BKF sudah lakukan," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani saat melantik pejabat di lingkungan Kemenkeu, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

 Baca juga: Wamenkeu: Kita Harus Jadi Pahlawan Masa Kini

Sri Mulyani menyebutkan, terdapat 93 jabatan di BKF yang telah dihilangkan. Terdiri dari 19 jabatan Eselon III dari awalnya 36 jabatan dan 74 jabatan Eselon IV dari sebelumnya 124 jabatan. Para pejabat yang terkena perampingan tersebut, dipindahtugaskan mengisi jabatan fungsional sebagai analis kebijakan Kemenkeu.

 Sri Mulyani

Oleh sebab itu, Sri Mulyani meminta para pejabat tersebut mampu mengubah pola berpikirnya yang selama ini mengisi jabatan struktural ke jabatan fungsional.

 Baca juga: Aturan Safeguard Industri Tekstil Ditargetkan Terbit Pekan Depan

"Analis memiliki pola pikir dan sikap yang berbeda. Anda harus mampu mengembangkan critical thinking melakukan inovasi dan jalankan fungsi berdasarkan pemikiran dan isu yang penting," jelasnya.

Dia pun meminta, untuk para pejabat Eselon III dan IV yang mengalami pengalihan tugas menjadi analis dapat menikmati jabatan barunya. Lantaran jabatan tersebut memiliki peran penting untuk mendorong Kemenkeu bisa menghasilkan kebijakan keuangan negara yang semakin baik.

"Saya harap seluruh pejabat struktural yang jadi analis bisa menikmatinya. Itu hadiah, bukan hukuman atau sesuatu yang membuat syok," kata dia.

Namun demikian, dari pemangkasan tersebut, artinya masih tersisa 17 jabatan Eselon III dan 50 jabatan Eselon IV di BKF. Menurut Sri Mulyani, sejumlah jabatan struktural yang dipertahankan tersebut memang tak bisa digantikan oleh jabatan fungsional.

Mantab Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menyatakan, hal itu sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) soal penyederhanaan tingkat eselon. "Yang tersisa itu merupakan jabatan strukturan seperti satker dan pelayanan yang memang tidak bisa digantikan jabatan fungsional," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini