nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sederet Fakta Peninggalan Sang Maestro Properti Ciputra yang Kini Dinikmati Banyak Orang

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 01 Desember 2019 07:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 29 470 2135887 sederet-fakta-peninggalan-sang-maestro-properti-ciputra-yang-kini-dinikmati-banyak-orang-GhUEMoanYe.jpg Ciputra. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - Sang maestro properti di Indonesia Ir Ciputra telah tutup usia. Chairman dan Founder Grup Ciputra meninggalkan banyak karya utamanya untuk kemajuan properti di Indonesia. Sebut saja Ancol yang telah disulap menjadi salah satu tempat rekreasi terbaik.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali mengatakan, jasa Ciputra dalam pembangunan Ancol sangatlah besar.

Baca Juga: Kisah Menteri PUPR soal Ciputra yang Bikin Terkesan

"Kami sebagai bagian dari grup Jaya yang turut dibesarkan oleh beliau, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum Bapak Ciputra. Banyak sekali jasa beliau dalam pembangunan Ancol sebagai kawasan rekreasi terpadu. Semua dituangkan dalam gagasan dan karya yang luar biasa yang sampai hari ini kita semua menikmati karyanya dan akan terus kami lanjutkan sebagai warisan yang sangat berharga," ucap Teuku.

Ciputra berpulang pada usia 88 tahun. Rencananya, dia akan dimakamkan pada 5 Desember di Cileungsi, Jawa Barat.

Okezone merangkum sejumlah fakta-fakta menarik soal peninggalan Ciputra untuk Indonesia, Minggu (1/12/2019):

1. Pegangan Hidup Ciputra

Pendiri Ciputra Group, Ir Ciputra tutup Usia pada hari ini. Sebagai pengusaha properti senior, dirinya meninggalkan banyak ilmu yang dapat dicontohkan dalam kehidupan.

Ciputra

Jiwa entrepreneurnya pun bisa menjadi contoh bagi para pemula di dunia bisnis. Contohnya saja, Ciputra pernah mengatakan segala sesuatu bisa menjadi emas.

“Seorang entrepreneur mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas,” ujar Ciputra.

2. Pasar Senen dan Ancol

Bermula dari tahun 1960-an, dengan menggandeng Pemerintah DKI Jakarta, beliau membentuk PT Pembangunan Jaya. Proyek pertamanya adalah membangun sebuah pusat belanja modern pertama di Indonesia di atas lahan seluas 15 hektar, yang kemudian dikenal sebagai Proyek Pasar Senen.

Baca Juga: Sosok Ciputra di Mata Menlu Retno: Tokoh yang Cinta Seni dan Hidup

Belum selesai membangun proyek Pasar Senen, Pak Ciputra mulai menggagas pembangunan proyek monumental lainnya di bagian utara kota Jakarta di atas lahan rawa yang tidak produktif seluas 550 hektare, yaitu Taman Impian Jaya Ancol.

Dengan konsep dan gagasan beliau, Ancol berubah menjadi kawasan pariwisata terpadu bertema pantai, yang dilengkapi convention center, perhotelan, pasar seni, wisata belanja, water park, taman rekreasi keluarga dan wisata pantai.

3. Kembangkan Kota Satelit

Selanjutnya melalui Grup Jaya juga, Ir Ciputra berkontribusi mengembangkan Kota Satelit Bintaro Jaya yang dimulai pada tahap awal di areal seluas 100 hektare. Kini, Bintaro Jaya telah berubah menjadi kota satelit dengan areal seluas 2.321 hektare yang di dalamnya berisi hunian, mal, hotel, pusat kuliner, dan pertokoan.

4. Hunian Prestisius Elit di Pondok Indah

Berkolaborasi merintis Grup Metropolitan. 10 tahun kemudian di tahun 1970-an, Ir Ciputra bersama teman-teman koleganya mendirikan Grup Metropolitan.

Ciputra

Raja Properti itu mengembangkan sederet karya monumental di bawah kendali Grup Metropolitan. Bekerjasama dengan Grup Salim, dikembangkanlah kawasan Pondok Indah yang merupakan hunian prestisius elit seluas lebih 500 hektar di Selatan Kota Jakarta yang terdiri dari perumahan, mal, hotel, perkantoran, lapangan golf, apartemen, dan rumah sakit.

Kini Rumah Sakit Pondok Indah dan Mal Pondok Indah 1&2 merupakan beberapa fasilitas pendukung yang turut dibangun dalam kawasan Pondok Indah ini.

5. Bumi Serpong Damai

Menggabungkan kekuatan Grup Metropolitan, Grup Jaya, Grup Salim, dan Grup Sinarmas, Pak Ciputra kemudian menggagas pembangunan kota mandiri pertama di Indonesia, yakni Bumi Serpong Damai.

Bumi Serpong Damai merupakan sebuah kawasan hunian terpadu di Tangerang Selatan dengan luas sekitar 6.000 hektare terdiri dari hunian, mal, hotel, universitas, perkantoran, kompleks pertokoan, dan lapangan golf.

6. Kiat Sukses dari Ciputra

Menurutnya, bahwa orang yang memiliki bakat entrepreneur memiliki 3 ciri utama. Pertama, sangat ingin menjadi entrepreneur. Kedua, berani mengambil risiko yang sudah diperhitungkan. Ketiga, percaya diri dan berani bertanggungjawab.

Menurut Ir Ciputra, menjadi seseorang yang punya semangat dan kecakapan sebagai entrepreneur itu bukanlah semata akibat pengaruh keluarga (keturunan) atau lingkungan sekitar saja, karena menjadi seorang entrepreneur adalah pilihan.

Hal tersebut menjadi keputusan karena seseorang benar-benar ingin menjadi entrepreneur, termotivasi, dan percaya diri. Demikian seperti diungkapkan Direktur Senior Ciputra Group Antonius Tanan.

7. Membantu Sesama

Pria yang akrab disapa Pa Ci mempunyai banyak kisah menarik semasa hidupnya. Salah satunya yakni melatih para pekerja seks komersial (PSK) untuk menjadi kewirausahaan. Hal itu disampaikan Senior Director Ciputra Group Tanan Herwandi Antonius di Artpreneur Ciputra World 1, Kuningan Jakarta.

"Pengalaman saya bekerja di bawah tangan Almarhum Ir Ciputra. Yakni suatu seketika saya dipanggil oleh Ciputra, untuk melatih para PSK agar memiliki jiwa kewirausahaan atau enterpreunership," ujar dia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini