nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Dibuka Menguat di Awal Pekan

Fakhri Rezy, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 21:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 02 278 2137114 wall-street-dibuka-menguat-di-awal-pekan-hts5FMiXa2.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street akan dibuka flat pada perdagangan awal pekan ini. Hal ini dikarenakan Presiden AS Donald Trump akan mengembalikan tarif impor logam dari Brasil dan Argentina, namun investor mengabaikan kenaikan yang mengejutkan dalam aktivitas manufaktur China.

Melansir Reuters, Senin (12/2/2019), Dow Jones naik 27 poin atau 0,1%, serta S&P 500 naik hanya 2,75 poin atau 0,09%. Sementara itu, Nasdaq 100 naik 0,75 poin atau 0,01%.

 Baca juga: Saham Perusahaan Ritel AS Turun, Wall Street Berakhir Lesu

Pergerakan tersebut dikarenakan Trump dalam tweet mengatakan segera mengembalikan tarif impor baja dan aluminium AS dari Brasil dan Argentina. Hal ini mengejutkan para pejabat di dua negara Amerika Selatan dan mendorong mereka untuk mencari penjelasan.

 Wall Street

Isu tersebut membuat saham pembuat ASm yaitu Steel Corp (X.N) dan AK Steel Holding (AKS.N) naik 1,4% dan 2,5% di perdagangan premarket.

 Baca juga: Wall Street Ditutup Cetak Rekor Baru

“Kekhawatiran di sini adalah jenis respons balasan apa yang mungkin dimiliki negara-negara itu, apalagi semacam peningkatan kembali perang tarif ini di tengah upaya penyelesaiannya,” kata Mark Luschini, kepala strategi investasi di Janney Montgomery Scott di Philadelphia.

Indeks saham berjangka AS sebelumnya naik sekitar 0,4% setelah data menunjukkan aktivitas pabrik China meningkat pada laju tercepat dalam tiga tahun. Hal ini memperkuat data pemerintah dirilis pada akhir pekan menjadi optimistis.

 Baca juga: Wall Street Melesat di Tengah Kemajuan Negosiasi Perang Dagang AS-China

Angka-angka terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa ekonomi domestik tetap tangguh meskipun ada tanda-tanda pertumbuhan global yang melemah.

Semua mata sekarang akan tertuju pada survei aktivitas manufaktur ISM untuk bulan November, pada pukul 10 pagi waktu ET. Pembacaan diperkirakan akan meningkat menjadi 49,2 dari 48,3 pada bulan Oktober.

Di antara saham lainnya, Roku Inc (ROKU.O) turun 7,9% karena Morgan Stanley menurunkan peringkat pembuat perangkat streaming video menjadi underweight dari equal-weight ".

Splunk Inc (SPLK.O) naik 2,5% setelah Goldman Sachs meningkatkan saham perusahaan untuk "membeli" dari "netral".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini