nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Erick Thohir Copot Ari Askhara sebagai Bos Garuda, Siapa Penggantinya?

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 17:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 05 320 2138418 erick-thohir-copot-ari-askhara-sebagai-bos-garuda-siapa-penggantinya-hOBTMw69iv.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara resmi diberhentikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Jabatan orang nomor satu di Garuda ini pun akan kosong hingga Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) digelar.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, nantinya untuk mengisi jabatan kosong, dirinya akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama. Erick juga tidak menyebutkan nama yang akan mengisi jabatan tersebut.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut AA dalam Kasus Moge Ilegal, Siapa Dia?

"Kalau proses pemberhentiannya enggak bisa hari ini, karena kan harus mengajukan RUPSLB jadi mungkin nanti hasil RUPSLB menunjuk Plt Dirut Garuda," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Garuda

Saat ini, lanjut Erick, tengah fokus untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas. Termasuk juga untuk menemukan nama-nama lain yang dimukinkan terlibat dalam kasus penyelundupan barang mewah ini.

"Kita proses secara tuntas, apalagi ada kerugian negara, tidak hanya perdata juga pidana," ucapnya.

Baca Juga: Garuda Klaim Onderdil Harley Davidson di Pesawatnya Bukan Selundupan

Pada kesempatan tersebut, Erick juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan jajarannya yang sudah melakukan investigasi kasus penyelundupan moge Harley Davidson tersebut. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan perusahaan BUMN tetap mengedapankan Good Coorporate Governance (GCG).

"Bagaimana faktor integritasnya dan GCG harus terus ditingkatkan dan harus dilaksanakan sebaik-baiknya," kata Erick

Adapun kronologinya, Erick menjelaskan jika AA memberikan instruksi untuk mencari motor klasik Harley Davidson ini sejak 2018. Motor Harley berjenis Shovelhead ini kemudian dibeli pada April 2019.

Lalu lanjut Erick, motor tersebut kemudian dikirim ke Indonesia bersamaan dengan datangnya pesawat baru Garuda Indonesia pada 17 November 2019. Pengiriman barang dilakukan setelah dilakukan transfer menuju rekening pribadi finance manager Garuda Indonesia.

"Proses transfer dilakukan di Jakarta ke rekening pribadi finance manager Garuda Indonesia di Amsterdam. Saudara IJ membantu mengurus proses pengiriman dan lain-lain," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini