nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendaftaran CPNS Diwarnai Penipuan via WA, Waspadalah

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 13:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 09 320 2139668 pendaftaran-cpns-diwarnai-penipuan-via-wa-waspadalah-GO1Dtv0a6A.jpg CPNS (Setkab)

JAKARTA – Pendaftaran CPNS diwarnai dengan penipuan. Modus kali ini melalui pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp (WA) yang menyinggung pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 kian beredar di masyarakat.

Melihat fenomena itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyarankan masyarakat khususnya para pelamar CPNS 2019 berhati-hati dan tidak tergiur akan isi pesan singkat itu.

 Baca juga: PNS bisa Libur di Hari Jumat, Faktanya Jam Kerja Diperpanjang

Dalam broadcast itu, tertulis pembagian NIP akan dilakukan Senin 9 Desember 2019 bertempat di kantor departemen/kementerian atau lembaga masing-masing yang mendapat jatah khusus. Peserta diminta menggunakan baju putih lengan panjang dan celana hitam. Mereka juga wajib membawa nomor register, sementara yang belum mendapatkan nomor register harus membawa tanda pengenal.

 CPNS

“Kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Saat ini, proses seleksi CPNS dalam tahap verifikasi administrasi,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Andi di Jakarta, seperti dikutip setkab.go.id, Senin (9/12/2019).

 Baca juga: Sistem Penilaian Baru, Kini PNS Tak Bisa Santai-Santai

Dia menambahkan, tahap pendaftaran CPNS 2019 baru saja usai dan masuk dalam tahap verifikasi administrasi.

Adapun untuk rekrutmen CPNS 2019, tahapan sudah selesai kecuali untuk Papua dan Papua Barat yang akan segera diumumkan.

 Baca juga: Sistem Penilaian Baru, Kini PNS Tak Bisa Santai-Santai

Andi juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan lebih selektif dalam merespons informasi yang beredar dan mengkonfirmasi dahulu kebenarannya.

“Jika ada informasi terkait rekrutmen CPNS dimohon untuk lebih waspada dan mengonfirmasi ke Kementerian PANRB terlebih dahulu,” tutup Andi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini