nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akal-akalan Jastip, Koper Berisi Tas Branded hingga Minol

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 11:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 10 20 2140088 akal-akalan-jastip-koper-berisi-tas-branded-hingga-minol-WbbHThY97U.jpg Bandara (Okezone)

JAKARTA – Belanja dengan cara menitip kepada orang atau komunitas merupakan hal yang menyenangkan. Selain si pembeli yang tidak perlu keluar mencari-cari barang, si penjual jastip jua mendapatkan 'uang sampingan' saat bertamasya ke luar negeri.

Namun melihat perkembangan yang kian menjamur, banyak di antara petugas jastip berupaya mengelabui petugas Bea Cukai, di antaranya modus koper obesitas alias koper kelebihan muatan dari segi nilai barang yang ada di dalamnya. Sebab, Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan telah memiliki aturan tersendiri mengenai barang bawaan dari luar negeri.

 Baca juga: Suka Duka Jastip, dari Pelanggan Kabur hingga Susah Ditagih

Agar barang titipannya bisa lolos, para pelaku jastip ini kerap kali menghindar untuk membayar bea masuk dengan cara mengakal-akalinya.

 Jastip modus

Oleh karena itu, Bea Cukai berulang kali menyampaikan batas maksimal jastip yang tidak dikenai pajak hanya sebesar USD500 atau Rp7 juta (Kurs Rp14.000/USD) per satu orang atau satu penumpang.

 Baca juga: Jastip Sambil Liburan Akhir Tahun, Ingat Maksimal Rp7 Juta Mengutip keterangan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (10/12/2019), petugas kerap melakukan penindakan jastip yang melanggar ketentuan.

 Jastip modus

“Pemeriksaan 14 orang teridentifikasi rombongan JASTIP @titipdongkrak,” tulis keterangan tertulis Kemenkeu.

 Baca juga: Pelaku Jastip Kerap Kelebihan Barang, Ingat Maksimal Rp7,25 Juta

Salah satu penyedia jastip lewat akun media sosial Instagram itu melakukan pelanggaran sekaligus penyembunyian barang jastip.

Modus yang dipakai adalah memasukkan barang dagangan jastip ke dalam barang bawaan penumpang. Komoditi yang sering disembunyikan dalam koper atau tas penyedia jastip adalah tas dan sepatu branded.

Bea Cukai juga membatasi rokok dan minuman beralkohol (minol) yang dibawa ke Tanah Air.

Jika penumpang membawa 200 batang sigaret, hanya 40 batang sigaret yang dapat disimpan. Jika membawa 100 tembakau iris atau lainnya (gram), penumpang 40 gram yang boleh disimpan. Adapun batang cerutu yang diperbolehkan disimpan adalah 10 batang dari 25 batang. Sementara itu, jika membawa minuman mengandung alkohol sebanyak 1 liter hanya dapat disimpan sebanyak 350 mililiter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini