nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ma'ruf Amin: Perilaku Koruptif Aparat Negara Itu Memprihatinkan

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 11:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 10 320 2140093 ma-ruf-amin-perilaku-koruptif-aparat-negara-itu-memprihatinkan-poezUjpMYx.jpg Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyinggung soal peringkat kemudahan berusaha Indonesia yang masih di bawah negara Asia Tenggara lainnya. Hal tersebut disampaikan dalam acara zona integritas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Baca Juga: Sri Mulyani: Gaji Jadi Alasan PNS Lakukan Korupsi

Pada tahun ini, World Bank menempatkan Indonesia pada posisi ke-73 dalam kemudahan berusaha dengan skor 67,96, di mana terdapat peningkatan. Namun peningkatan tersebut tidak disignifikan.

"Dan posisi Indonesia masih di bawah dari negara-negara tetangga kita seperti Vietnam dan Thailand," ungkap dia, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Investasi

Untuk memperbaiki peringkat itu, Ma'ruf menilai para aparatur negara sebagai sarana intropeksi diri dalam meningkatkan integritas organisasi. Proses perizinan yang berbeblit-belit dan aturan yang rumit adalah faktor peluang untuk berperilaku koruptif sehingga menciptakan ekonomi biaya tinggi.

Baca Juga: Ahok: Akar Masalah di Republik Ini Adalah Korupsi

"Presiden Jokowi telah menyampaikan prioritas utama 5 tahun ke depan, untuk menuju Indonesia maju. Pertama adalah Pembangunan SDM yang unggul, kedua pembangunan infrastuktur, ketiga penyederhanaan regulasi, keempat penyedehanaan birokrasi dan kelima transformasi ekonomi," pungkas dia.

Dia menambahkan, zona integritas berasal dari konsep island of integrity, birokrasi dianggap sebagai sebuah pulau yang di dalamnya terdiri dari orang-orang berinegritas. Dan yang semangatnya kuat dalam mencegah korupsi.

"Serta mampu bersikap untuk menolak segala bentuk tindakan tercela yang bisa merugikan diri sendiri dan instansinya. Perilaku koruptif yang dilakukan oleh para penyelenggaea negara sangat memprihatinkan," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini