nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PPATK Sumbang Pajak Rp4,9 Triliun dari 2013 hingga 2019

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Jum'at 13 Desember 2019 14:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 13 20 2141499 ppatk-sumbang-pajak-rp4-9-triliun-dari-2013-hingga-2019-dzqTI3OgkX.jpg Kepala PPATK Kiagus Badaruddin. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan telah menyumbangkan untuk pemasukan negara dari sektor pajak sebesar Rp4,9 triliun.

Kisaran itu merupakan jumlah dari analisis yang telah dilakukan PPATK dalam kurun waktu 2013 hingga tahun 2019 ini.

Baca Juga: Sri Mulyani: Saya Jengkel Masih Ada Korupsi di Ditjen Pajak

Untuk rincian tahun ini, PPATK menyampaikan sudah menyumbangkan pajak untuk negara dari hasil tindakannya sekitar Rp139 miliar. Namun, angka itu belum final, karena tahun ini belum berakhir.

PPATK

"Tapi itu (Rp139 miliar) belum fix, karena 2019 belum tutup tahun," ungkap Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin, pada Konferensi Pers Refleksi Akhir Tahun PPATK 2019, Juanda, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Baca Juga: Tarik Pajak Netflix hingga Google, Sri Mulyani Tunggu Omnibus Law

Selain itu, dia juga menyampaikan jumlah analisis yang dilakukan oleh PPATK sepanjang tahun 2019 ini.

"Ada juga analisis PPATK sebanyak 537 hasil analisis dan dari 450 informasi (aduan). Itu dari Januari sampai November 2019," lanjut Kiagus.

Sebagai tambahan, PPATK ikut berkontribusi dalam meningkatkan serta memberikan data-data ke dirjen pajak atau bea cukai.

Pasalnya salah satu tugas PPATK adalah ikut membantu penerimaan penghasilan negara dalam hal ini adalah pajak dan bea cukai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini