nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belum 2 Bulan, Erick Thohir Buat 6 Aturan Baru untuk Bersih-Bersih BUMN

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 12:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 14 320 2141833 belum-2-bulan-erick-thohir-buat-6-aturan-baru-untuk-bersih-bersih-bumn-9jxTRwNHIF.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus membuat gebrakan baru untuk memajukan kualitas BUMN. Belum 2 bulan sejak dirinya dilantik jadi menteri, Erick sudah membuat 6 peraturan baru untuk BUMN.

Baca Juga: Viral Tagar Menteri BUMN, Netizen: Salut Bang Erick

Aturan yang sudah dibuat di antaranya, Surat Edaran (SE) nomor SE-9/MBU/12/2019 tentang Penerapan Etika dan atau Kepatutan dalam rangka pengurusan dan pengawasan perusahaan. Selain itu, ada juga Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-315/MBU/12/2019 tentang Penataan Anak Perusahaan atau Perusahaan Patungan di Lingkungan BUMN. Beleid tersebut ditandatangani Erick pada 12 Desember 2019.

Erick Thohir

"Sudah ada enam peraturan dalam waktu 2 bulan kurang 9 hari. Pak Erick membuat aturan. Itu menunjukkan beliau tidak main-main dan ingin bawa yang baru dan suasana baru di BUMN," ujar Kepala Bagian Protokol dan Humas Kementerian BUMN Ferry Andrianto, dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Baca Juga: Urusi BUMN, Erick Thohir Dibantu 4 Pejabat Khusus

Menurutnya, apa yang dikerjakan Erick Thohir sebagai langkah untuk mewujudkan BUMN go global. Hal ini sesuai dengan tuntutan masyarakat dan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Erick hadir dengan segala pertimbangan dan riview dengan tuntutan masyarakat dan presiden untuk menjadikan BUMN lokomotif ekonomi kita. Jadi tantangan harus dijawab dengan cepat," tuturnya.

Dalam mewujudkan hal tersebut, Erick membuat langkah pertama dengan membuat komitmen semua BUMN harus bersih. Kemudian, menaruh orang-orang profesional yang bisa membawa BUMN semakin baik kinerja ke depan.

"Dibangun team work dan pengurus BUMN yang kompak dan solid. Dengan pertimbangan masyarakat harus ikut mengawasi dan mangkanya BUMN harus terbuka," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini