nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejar Negara Maju di 2045, Menristek: Industri Harus terus Berinovasi

Hairunnisa, Jurnalis · Jum'at 20 Desember 2019 13:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 20 20 2144203 kejar-negara-maju-di-2045-menristek-industri-harus-terus-berinovasi-jMZ0fEnciw.jpg Bambang Brodjonegoro (Foto Okezone)

JAKARTA – Kementerian Riset Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) menginginkan Indonesia dapat menjadi negara maju pada 2045. Di mana, Indonesia perlu bertumpu pada sektor industri dan menjadi negara industri.

Menristek dan Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, untuk menuju hal tersebut perlu dibutuhkan peranan besar industri manufaktur untuk mencapai target Indonesia sebagai negara ekonomi terbesar kelima di dunia pada 2045.

 Baca juga: Pengusaha Ramal Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 4,85% pada 2020

Bambang mengatakan, industri manufaktur dapat berperan dengan rutin menciptakan inovasi produk baru melalui penelitian dan pengembangan (research and development). Bambang juga mengungkapkan, Indonesia dapat menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2039 apabila sektor industri manufaktur terus berinovasi.

 Bambang Brodjonegoro

“Indonesia harus terlebih dulu menjadi negara industri agar dapat berubah lebih baik dari negara berkembang menjadi maju di dunia. Idealnya sektor industri manufaktur tidak hanya memproduksi barang, namun juga menciptakan nilai tambah melalui penelitian dan pengembangan, menciptakan inovasi produk baru,” jelas Bambang dalam keterangannya, Jumat (20/12/2019).

 Baca juga: Akademisi, Pengusaha hingga Pemerintah Kumpul Bareng Bahas Ekonomi Inklusif

Menteri Bambang mengaku telah menyiapkan strategi diantaranya dengan memformulasikan rencana jangka panjang pada 2045 dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi di setiap tahunnya.

“Kami banyak melakukan simulasi dalam memformulasikan rencana jangka panjang pada 2045. Dan kalau diperhatikan pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata setiap tahunnya sebesar 5 persen. Kalau ini bisa konsisten, Indonesia bisa akan naik kelas dari negara berpendapatan menengah bawah country menjadi negara berpendapatan tinggi di tahun 2038 atau 2039," jelas Bambang.

 Baca juga: Pensiun Wapres, Jusuf Kalla Bosan Setiap Hari Terasa Sabtu

Menurutnya sekarang adalah momentum terbaik untuk menyiapkan Indonesia jadi negara maju di tahun 2045, mengingat bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini merupakan kesempatan untuk pengembangan SDM Unggul dan berdaya saing. Bambang mengaku, saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk muda sebanyak 90 juta orang.

“Bonus demografi merupakan kesempatan yang hanya terjadi sekali dalam sejarah bangsa, sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin melalui pengembangan SDM yang unggul. Indonesia bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi, minimal di Asia karena memiliki jumlah penduduk dengan usia produktif yang besar,” tutupnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini