Serapan Belanja Negara Rp2.067 Triliun, Wamenkeu: Paling Tinggi 5 Tahun Terakhir

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 20 Desember 2019 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 20 20 2144495 serapan-belanja-negara-rp2-067-triliun-wamenkeu-paling-tinggi-5-tahun-terakhir-laANN5UmkY.jpg Wamenkeu Meninjau ke KPPN V Jakarta di Pasar Minggu. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penyerapan belanja negara sebesar Rp2.067,3 triliun hingga 19 Desember 2019 (year to date/ytd). Angka penyerapan tersebut setara 84% dari pagu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sebesar Rp2.461,1 triliun.

"Pelaksanaan anggaran pada tahun ini menurut evaluasi kami yang dilakukan oleh satker kementerian/lembaga trennya membaik. Artinya jumlah serapan dari pencairan anggaran seluruh K/L mencapai 84% dari pagu (per 19 Desember 2019), itu angka yang paling tinggi mungkin kira-kira dalam lima tahun terakhir," ungkap Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam kesempatan melakukan tinjauan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) V Jakarta, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2019).

Baca Juga: Defisit APBN Melebar, Capai Rp368,9 Triliun di November 2019

Meski demikian, realiasi penyerapan itu tercatat hanya naik sekitar 1% dibandingkan pada posisi 30 November 2019 yang mencapai 83,1%. Hingga akhir November penyerapan belanja negara tercatat mencapai Rp2.046 triliun dari pagu.

Dia menjelaskan, evaluasi terhadap kinerja anggaran kementerian/lembaga melalui satker-satkernya dilakukan sepanjang tahun. Orientasinya tidak hanya berfokus kepada tingkat penyerapan anggaran tetapi juga pada peningkatan akurasi rencana penarikan dana, penggunaan belanja, dan pencapaian output anggaran. 

Baca Juga: Pemerintah Sudah Belanja Rp1.798 Triliun hingga Oktober

Menurutnya, untuk tahun ini kualitas belanja sudah lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya, terutama dari kementerian/lembaga yang makin berkurang melakukan revisi pelaporan anggaran belanja. Tahun ini revisi anggaran kementerian/lembaga tercatat turun 82%.

"Kami melihat kualitas dari pelaksanaan anggaran itu juga, tercermin dari misalnya yang namanya anggaran disetiap satker itu diubah atau enggak? Sering direvisi atau enggak? Kalau makin sering melakukan revisi dipa berarti pelaksanaannya kurang membaik. Itu menjadi penilaian," kata dia.

Sekedar diketahui, hari ini juga menjadi hari terakhir dari penyampaian laporan belanja negara dari semua kementerian/lembaga, sehingga dilakukan kunjungan langsung oleh Suahasil yang menjadi agenda setiap tahun. Dalam kesempatan itu, Suahasil memberikan motivasi kepada pegawai KPPN untuk bekerja dengan maksimal dalam memberikan layanan di bidang perbendaharaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini