nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Timur Tengah Memanas, Wall Street Ditutup Menguat

Vania Halim, Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 07:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 07 278 2150061 timur-tengah-memanas-wall-street-ditutup-menguat-CrS5PwgKhe.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan hari Senin (6/1/2020) waktu setempat. Bursa saham AS meningkat di tengah ketegangan di Timur Tengah.

Melansir Reuters, Jakarta, Selasa (7/1/2020), The Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 68,5 poin atau 0,24% ke 28.703,38, sedangkan S&P 500 naik 11.43 poin 0.35% ke 3.246,28. Sementara itu Nasdaq Composite  naik 50.70 poin atau 0,56% ke 9.071,47.

 Baca juga: Serangan AS Tewaskan Jenderal Iran, Wall Street Anjlok

Indeks S&P 500 di sektor energi naik seiring dengan harga minyak melonjak. Hal ini imbas dari serangan udara AS yang menewaskan komandan militer Iran pada hari Jumat, meningkatkan ancaman serangan baru di Timur Tengah.

Wall Street

Investor saham tetap gelisah pada awal perdagangan pada hari Senin tetapi pasar memperoleh kekuatan menjelang penutupan. Kerugian pada hari Jumat terjadi sehari setelah indeks utama mencatat rekor tertinggi pada hari perdagangan pertama tahun baru.

Baca juga: Wall Street Dibuka Anjlok hingga 1%

"Percikan geopolitik menjatuhkan Wall Street dari ketinggian, tetapi tanpa adanya eskalasi tambahan di sana, pasar akan berakhir dengan rebound dan saya pikir itulah yang Anda lihat hari ini," kata Michael Antonelli, ahli strategi pasar di Robert W. Baird di Milwaukee.

"Awal tahun baru dan penyebaran modal segar ke pasar membantu Wall Street," tambahnya.

Baca juga: Tahun Baru 2020, Wall Street Catat Rekor Tertinggi

Perusahaan internet terkemuka memimpin S&P 500 lebih tinggi. Alphabet Inc naik 2,7% setelah Pivotal Research memutakhirkan stok menjadi "beli."

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini