Total Investasi USD18 Miliar, RI Baru Kantongi USD3,9 Miliar dari UEA

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 21:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 07 320 2150419 total-investasi-usd18-miliar-ri-baru-kantongi-usd3-9-miliar-dari-uea-uAMTVEA1ax.jpg Investasi UEA (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Uni Emirat Arab (UEA) akan melakukan investasi di empat proyek sektor energi di Indonesia. Empat sektor itu, seperti investasi di Kilang Balikpapan, Balongan, pabrik Inalum dan pembangunan PLTS Cirata.

"Jadi, untuk empat sektor ini, UEA akan berinvestasi sekitar USD3,9 miliar. Mereka pendanaannya masuk seperti ekuitas," ujar Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di kantornya, Selasa (7/1/2019).

Baca Juga: Demi Investasi Rp270 Triliun, Jokowi Terbang ke Abu Dhabi Pekan Depan

Dia menjelaskan, empat proyek energi ini merupakan bagian dari 14 proyek yang akan diselesaikan di Abu Dhabi saat kunjungan Presiden Joko Widodo pada tanggal 11-13 Januari 2020.

"14 proyek ini total investasinya sebesar USD18,8 miliar. Sedangkan, empat proyek energi senilai USD16 miliar," ungkap dia

Baca Juga: Daftar 4 Proyek Kerja Sama RI-UEA Rp270 Triliun

Menurut dia, empat proyek energi ini merupakan proyek tahap pertama. "Ke depannya, pendanaan yang masuk bisa bertambah dari negara lain," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan resmi ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada 11-13 Januari 2020 untuk menekan investasi senilai USD20 miliar atau setara Rp270 triliun (kurs Rp13.900 per USD).

"Ini merupakan kunjungan pertama Presiden Jokowi di 2020. Tujuannya untuk bilateral baik dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Pangeran Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan dan Presiden akan ke Dubai. Jadi pertemuan satu di Abu Dhabi dan Dubai," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini