nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investor Hati-Hati, Wall Street Ditutup Melemah

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 07:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 08 278 2150482 investor-hati-hati-wall-street-ditutup-melemah-DDYObJZYJK.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/1/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan kehati-hatian investor bertahan di tengah kebuntuan AS-Iran, dan saham energi turun karena harga minyak memberikan kembali beberapa kenaikan baru-baru ini.

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (8/1/2020), Dow Jones Industrial Average turun 119,7 poin atau 0,42%, menjadi 28.583,68, sedangkan S&P 500 kehilangan 9,1 poin atau 0,28% menjadi 3.237,18. Sementara itu, Nasdaq Composite turun 2,88 poin atau 0,03% menjadi 9.068,58.

 Baca juga: Timur Tengah Memanas, Wall Street Ditutup Menguat

Saham Exxon Mobil Corp (XOM.N) dan Chevron Corp (CVX.N) menurun sejalan dengan harga minyak yang telah rally dalam beberapa hari terakhir. Ini dikarenakan meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran setelah pembunuhan seorang komandan militer Iran oleh Amerika Serikat pekan lalu.

 Wall Street

Emiten-emiten Pembuat chip naik dan membantu membatasi penurunan Wall Street terutama di Nasdaq.

 Baca juga: Serangan AS Tewaskan Jenderal Iran, Wall Street Anjlok

Philadelphia Semiconductor index naik 1,8% dengan Micron Technology Inc (MU.O) naik 8,8% setelah broker Cowen & Co mengupgrade pembuat chip itu menjadi "mengungguli."

Investor ekuitas telah gelisah sejak akhir pekan lalu, ketika serangan pesawat tak berawak AS menewaskan Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, mengambil indeks utama dari rekor tertinggi. “Pasar saat ini melayang. Kami sedang mencoba untuk mencerna aksi Timur Tengah "dan berita lain di bidang politik," kata Jack Janasiewicz, manajer portofolio di grup Solusi Portofolio Multi-Aset Aset Manajer Natixis di Boston.

"Ini sedikit mundur, ambil napas, berkonsolidasi sedikit. Tapi kita akan mulai mendapatkan penghasilan, dan itu akan menjadi katalisator berikutnya untuk pasar," tambahnya.

 Baca juga: Wall Street Ditutup Tergelincir dari Rekor Tertingginya

Perusahaan-perusahaan besar AS mulai melaporkan hasil kuartal keempat minggu depan, dengan perkiraan pendapatan S&P 500 pada hari Selasa turun 0,6% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini