nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Melemah Imbas Data Pekerja AS Tumbuh Melambat

Irene, Jurnalis · Sabtu 11 Januari 2020 10:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 11 278 2151703 wall-street-melemah-imbas-data-pekerja-as-tumbuh-melambat-8PZOazVuDQ.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup anjlok jelang akhir pekan ini pada Jumat (10/1/2020) waktu setempat. Hal ini karena investor lakukan aksi ambil untung dan data pertumbuhan pekerjaan AS Desember tercatat melambat.

Melansir Reuters, Jakarta, Sabtu (11/1/2020), Dow Jones Industrial Average turun 133,13 poin atau 0,46% menjadi 28.823,77, S&P 500 kehilangan 9,35 poin atau 0,29% menjadi 3.265,35 dan Nasdaq Composite turun 24,57 poin atau 0,27% menjadi 9.178,86.

Baca juga: Wall Street Cetak Rekor di Tengah Meredanya Kekhawatiran Konflik Iran-AS

Untuk minggu ini, S&P 500 naik 0,9% dan Dow menambahkan 0,7%. Nasdaq naik 1,8% dalam kenaikan minggu kelima berturut-turut.

 New York

S&P 500 sektor teknologi yang naik 2,2% untuk minggu ini turun 0,2%. Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada Fox Business bahwa kesepakatan perdagangan akan segera ditandatangani pada 15 Januari.

 Baca juga: Investor Hati-Hati, Wall Street Ditutup Melemah

Data pekerjaan domestik AS meningkat sebesar 145.000 bulan lalu, di bawah perkiraan kenaikan 164.000. Data pemerintah AS menunjukkan, karena laju perekrutan tetap lebih dari cukup untuk menjaga ekspansi ekonomi terpanjang dalam sejarah di jalurnya.

Laporan hari Jumat juga menunjukkan tingkat pengangguran berada di dekat level terendah 50 tahun sebesar 3,5% dan pendapatan per jam rata-rata naik 0,1% pada bulan sebelumnya.

Baca juga: Serangan AS Tewaskan Jenderal Iran, Wall Street Anjlok

"Anda memiliki awal yang sangat kuat untuk tahun ini, dipimpin oleh sejumlah pendukung teknologi, dan laporan pekerjaan yang kurang memuaskan," kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas di Wedbush Securities di Los Angeles.

"Itu telah memberi investor alasan untuk mengambil untung, tetapi minggu depan fokusnya akan beralih ke pendapatan, katanya.

Boeing Co (BA.N) turun 1,9% setelah perusahaan merilis ratusan pesan internal yang berisi komentar kritis pada perkembangan 737 MAX.

Dengan musim pendapatan kuartal keempat yang akan dimulai dengan sungguh-sungguh minggu depan, analis memperkirakan laba untuk perusahaan S&P 500 telah turun 0,6% dalam penurunan kuartal kedua berturut-turut, menurut data Refinitiv IBES.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini